Anak Pendek Berisiko Terkena Penyakit Degeneratif

DokterSehat.Com – Anak bertubuh pendek karena kekurangan gizi alias stunting akan mengalami hambatan untuk tumbuh dan berkembang. Anak stunting akan memiliki tingkat kecerdasan lebih rendah dibanding yang tidak dan lebih berisiko terkena penyakit degeneratif.

13

Menurut Endang L Achadi, seorang ahli gizi dari Universitas Indonesia, anggapan orang yang mengatakan bahwa anak bertubuh pendek akibat dari faktor genetik tidaklah tepat. Faktor utama penyebab anak memiliki tubuh pendek adalah kecukupan gizi. Gizi harus terpenuhi sejak ibu hamil.

Fase pembentukan organ tubuh terjadi di delapan minggu pertama kehamilan, termasuk otak. Fase berikutnya adalah fase pembelahan sel. Fase ini menentukan jumlah sel otak. Kedua fase ini masuk dalam seribu hari pertama kehidupan. Apabila gizi tidak cukup, maka pembentukan organ dan pembelahan sel akan terganggu.

Endang menyarankan kepada para remaja perempuan untuk mempersiapkan fisik ketika akan menikah. Hal ini karena kecukupan gizi janin dalam kandungan sangat ditentukan oleh kecukupan gizi calon ibu. Calon ibu yang kurus memiliki risiko mengandung janin dengan gizi yang kurang. Pun demikian setelah melahirkan, ketersedian air susu juga dipengaruhi oleh kecukupan gizi.

Di Indonesia, permasalahan gizi khususnya anak pendek sering ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur, seperti Papua, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah akan menyiapkan dana untuk melaksanakan kegiatan gerakan nasional percepatan gizi mulai tahun 2014.