Anak Ini Terserang Kanker Langka yang Bahkan Belum Diberi Nama

DokterSehat.Com – Kanker bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Banyak anak-anak yang bahkan harus menderita dan meregang nyawa gara-gara terkena penyakit mematikan ini. Salah satu anak yang tidak beruntung karena diserang kanker adalah Eden Green, seorang gadis yang baru berusia 11 tahun dari Amerika Serikat. Kanker yang menyerang bocah cantik ini ternyata sangat langka dan bahkan belum diberi nama dalam dunia kesehatan.

doktersehat-tulang-kaki-sendi-lari-jalan

Pada awalnya, Eden mengalami rasa nyeri pada kakinya saat usianya baru 10 tahun. Nyeri ini bahkan terasa berdenyut dan bertahan hingga akhirnya Eden kesulitan untuk berjalan. Orang tua Eden pun segera memeriksakan kondisi Eden ke Texas Children’s Hospital. Dokter pun mendiagnosis sang bocah terkena tumor. Sayangnya, setelah menjalani biopsi, dokter yang menanganinya ternyata menemukan fakta mengerikan dimana tumor ini sangat ganas dan agresif sehingga bisa menyebar dengan cepat ke berbagai bagian tubuh lainnya. Saat pemeriksan selanjutnya, diketahui bahwa tumor ganas ini menyebar hingga bahu, tulang punggung, panggul, dan bahkan tulang pahanya.

Dr. Jennifer Foster, pakar kesehatan yang menangani Eden, berkata bahwa mereka tidak mampu menemukan kanker apa yang secara pasti menyerang bocah malang ini. Mereka bahkan belum pernah melihat jenis kanker ini sebelumnya.

Demi mengatasi penyakit ini, Eden pun harus melakukan 14 kali radioterapi dan kemoterapi selama enam minggu, terapi yang biasanya dilakukan pada anak-anak yang terkena neuroblastoma atau sarcoma. Meskipun bisa membuat kanker ini bisa disembuhkan, terapi ini sayangnya juga melemahkan tulangnya. Ia pun harus melakukan operasi pinggul untuk membuat tulang ini menjadi lebih stabil dan mengikuti terapi fisik agar kekuatan tulangnya kembali.

Beruntung, semua usahanya ini berhasil menghilangkan kanker langka yang menyerang tubuhnya, Ia bahkan kini bisa menonton Super Bowl, event olahraga American Football favoritnya di Stadiom NRG di Houston.