Anak-anak Dan Olahraga

Dokter Sehat – Anda hanya perlu untuk datang ke taman bermain untuk menyadari bahwa anak-anak senang melakukan aktifitas fisik, jika diberi kesempatan, anak-anak akan bermain dengan penuh semangat. Tapi sekarang ini, sepertinya kesempatan anak-anak untuk bermain aktif secara fisik semakin berkurang. Orangtua jaman sekarang lebih khawatir mengenai meningkatnya kepadatan lalu lintas (banyak kejadian tabrak lari) dan penculikan anak daripada orangtua 30 tahun yang lalu.



Karena alasan-alasan tersebut, anak-anak jadi kurang memiliki kebebasan untuk bermain dengan aktif. Mereka cenderung malas keluar tanpa pengawasan orang tua, di saat yang sama, sekarang banyak tersedia hiburan indoor yang menarik sebagai altenatif untuk anak-anak seperti TV, video games, dan game computer.

Hasilnya adalah penurunan besar tingkat aktivitas fisik diantara anak-anak, semakin sedikit anak-anak yang bersepeda ke sekolah, dan semakin banyak anak-anak yang diantar mobil ke sekolah. Jumlahnya tiga kali lebih banyak lipat dibandingkan 30 tahun yang lalu.
Banyak ahli kesehatan yang khawatir jika anak-anak jaman sekarang kurang aktif bergerak, maka mereka akan mengalami masalah kegemukan di masa depan. Bahkan, jumlah kalori yang dikonsumsi oleh anak-anak sekarang sebenarnya sudah jauh berkurang, tapi mereka masih bisa menderita kegemukan karena kurang aktif bergerak.

Sejak awal 1970an, anak-anak tumbuh lebih tinggi, tapi mereka juga semakin gemuk. Menurut National Study of Health and Growth, ketebalan kulit lengan atas (yang digunakan untuk mengukur obesitas pada anak-anak), telah meningkat 10% pada anak laki-laki dan 5% pada anak perempuan.

Resiko masalah kesehatan lain seperti penyakit jantung dan diabetes saat dewasa juga meningkat pada anak-anak yang obesitas, mereka juga akan kesulitan bergerak dengan bebas dan merasa tertekan karena sering di ejek dan di bully di sekolahnya.

Selain untuk mengontrol berat badan, olahraga pada anak-anak juga dapat membantu mengurangi tekanan darah dan akan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Aktif secara fisik juga membantu meningktatkan mood, mengurangi kegelisahan, dan depresi. Hal yang paling menguntungkan dari olahraga adalah membantu mencegah anak-anak mengalami obesitas saat dewasa, obesitas dan kurangnya kegiatan fisik adalah faktor beresiko yang paling utama bagi penyakit jantung.

Jika diberi kesempatan, anak- anak akan dengan senang hati bermain dengan teman-teman sebaya mereka, dorong si kecil untuk melakukan aktifitas fisik sebanyak mungkin agar bisa menjadi kebiasaan baiknya. Lakukan kegiatan seperti jalan santai, bersepeda dan bermain di luar ruangan dengan terartur. Ajak juga si kecil ke taman untuk bermain bersma teman-teman sebayanya.

Ahli kesehatan professional merekomendasikan anak-anak usia sekolah untuk berolahraga minimal 30-60 menit setiap hari, sedangkan untuk anak-anak yang lebih kecil disarankan untuk melakukan olahraga dengan porsi waktu yang sama tapi dibagi-bagi sepanjang hari.
Sebagai orangtua, jadikan diri anda contoh baik bagi si kecil dengan aktif berolahraga. Anak usia empat sampai tujuh tahun yang memiliki ibu aktif, cenderung dua kali lebih aktif dari pada anak-anak yang ibunya malas berolahraga. Dan jika ayah si kecil juga aktif berolahraga, maka si kecil juga akan lebih aktif lagi.

Baca Juga:  Pengobatan Kanker Jaringan Lunak

Memulai pengalaman aktifitas fisik lebih awal bisa membantu anak-anak untuk mengerti bahwa olahraga itu menyenagkan, dan merupakan fondasi penting bagi masa depan mereka. Untuk menyemangati anak anda, tekankan kegiatan bermain yang melibatkan aktifitas fisik alih-alih langsung berolahraga. Lakukan kegiatan yang si kecil sukai dan dan sesuai dengan anda baik dari segi waktu atau biaya.

Anak-anak menyesuaikan aktivitas mereka dengan kemampuannya masing-masing, Dr Ken Fox dari University of Exeter, spesialis anak dan olahraga, memiliki sejumlah cara agar orang tua dapat mendorong anak mereka untuk lebih aktif :

1.Cobalah untuk melakukan kegiatan aktif bersama seluruh anggota keluarga di akhir pekan, misalnya pergi ke taman, berenang, taman bermain, atau sekedar jalan-jalan santai di sekitar rumah.

2.Daftarkan si kecil ke klub anak-anak yang melibatkan aktivitas fisik, misalnya klub berenang atau sanggar tari

3.Dukung lingkungan anda membuat peraturan tentang pembuatan area aman untuk bermain, bersepeda dan berjalan-jalan.

4.Bantu si kecil menjadi pengguna televisi dan komputer dengan sehat

5.Jadikan waktu bermain video game dan game computer sebagai hadiah alih-alih sebagai kegiatan rutin sehari-hari

6.Cobalah untuk memberikan anak-anak Anda kebebasan yang aman sebanyak mungkin untuk membangun kemandiriannya dan biarkan si kecil memiliki petualangan mereka sendiri untuk aktif secara fisik.

7.Jika Anda pindah rumah, pastkan lingkungan baru anda adalah tempat yang aman untuk anak-anak bermain di luar.

Manfaat olahraga untuk anak :

1.Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh
karena dengan olahraga anak-anak akan aktif bergerak, sehingga dapat membakar kalori dan mengurangi resiko terkena penyakit yang di sebabkan oleh obesitas.

2.Tempat bersosialisasi
Apabila anak mengikuti olahraga, dapat menanamkan pada anak kita bagaimana mereka harus bersosialisasi dengan orang lain, karena apabila olahraga yang di ikutinya adalah olahraga beregu atau tim, mereka diharuskan untuk kompak dengan satu timnya, sehingga membantu anak kita untuk lebih mudah berteman dan bersosialisasi.

3.Mendorong anak untuk belajar sportif
Dengan mengikuti olahraga melatih anak untuk belajar sportif, karena ketika dalam pertandingan olahraga biasanya ada yang menang dan ada yang kalah, dan ketika si anak kalah dalam pertandingannya, si anak harus dapat menerimanya dan harus bangkit kembali untuk mencapai kemenangan.

4.Membangun rasa percaya diri pada anak
Dengan olahraga dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri pada anak ketika si anak berhasil mengukir prestasi dalam olahraga, dengan memenangkan pertandingan olahraganya.

5.Meningkatkan kerjasama yang baik
Olahraga dapat meningkatkan kerjasama yang baik, apabila olahraga yang di ikutinya adalah olahraga beregu atau tim, karen si anak diharuskan bekerjasama agar mendapatkan hasil pertandingan olahraga yang baik.

Di atas segalanya, dorong si kecil untuk menganggap olahraga sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat, serta jadikan diri anda contoh yang baik bagi si kecil, Anda akan merasa bahagia saat tahu bahwa Anda telah memberi mereka awal yang baik untuk hidup sehat.