Ampicillin – Kontraindikasi dan Efek Samping (2)

Nama: Ampicillin
Kontraindikasi



  • Hipersenstivitas / alergi ampisilin (dan penisilin lainnya)
  • Infeksi mononukleosis

Perhatian

  • Jika alergi terhadap obat sefalosporin, karbapenem
  • Sesuaikan dosis jika terdapat gagal ginjal, evaluasi ruam, dan bedakan dengan reaksi hipersensitivitas
  • Profilaksis endokarditis: digunakan hanya untuk pasien risiko tinggi, cek panduan AHA yang terbaru

Efek Samping
Setiap individu tidak sama. Frekuensi dari efek samping tidak diketahui

  • Eritema multiformis
  • Dermatitis eksfoliatif
  • Ruam
  • Urtikaria
  • Demam
  • Kejang
  • Lidah berambut hitam (black hairy tongue)
  • Diare
  • Enterokolitis
  • Glositis
  • Mual
  • Kandidiasi oral
  • Kolitis pseudomembranosa
  • Stomatitis
  • Vomiting
  • Agranulositosis
  • Anemia
  • Anemia hemolitik
  • Eosinofilia
  • Leukopenia
  • Purpura trombositopenia
  • Anafilaksis
  • Peningkatan SGOT
  • Nefritis interstial
  • Stridor laring
  • Reaksi serum-sickness like

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori B.
Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B. mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: tidak ada informasi

Pada ibu menyusui, obat dapat diekskresikan melalui ASI, maka gunakan dengan cermat dan hati-hati.