Amoksisilin – Modifikasi Dosis, Keamanan untuk Kehamilan dan Menyusui (4)

Nama: Amoksisilin
Modifikasi dosis
Keterlibatan ginjal: pasien dengan gangguan fungsi ginjal secara umum membutuhkan dosis yang diturunkan
Dalam hal ini, GFR (Glomerulus Filtration Rate) adalah patokan yang digunakan untuk mengetahui penurunan fungsi ginjal.



  • GFR <30 mL/menit: jangan menerima sediaan obat immediate release atau extended release
  • GFR 10 – 30 mL/menit: diberikan 250 – 500 mg setiap 12 jam, tergantung keparahan infeksi
  • GFR <10 mL/menit: diberikan dosis 250 – 500 mg setiap 24 jam, tergantung keparahan infeksi
  • Pada pasien hemodiialisis: pemberian amoksisilin 250 – 500 mg setiap 24 jam, tergantung keparahan infeksi. Pasien sebaiknya menerima obat tambahan selamad an pada saat dialisis selesai, jangan gunakan produk amoksisilin extended release

Pada Ibu Hamil
Keamanan untuk kehamilan: kategori B.
Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B. mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: tidak ada informasi

Pada Ibu Menyusui
Hati-hati digunakan untuk ibu menyusui karena obat dapat keluar melalui ASI.