Amoksisilin – Dosis dan Cara Penggunaan pada Anak (2)

Nama: Amoksisilin
Nama Dagang: amoxilin, amoxil, moxatag, trimox
Kelas: Penisilin, Amino
Dosis untuk Anak
Infeksi Telinga-Hidung-Tenggorok



  • Untuk anak usia < 3bulan: dosis amoxicilin <30 mg/kg/hari peroral (diminum) setiap 12 jam selama 48 – 72 jam, untuk infeksi >10 hari Streptococcus pyogenes
  • Untuk anak usia > 3 bulan dan < 40 kg: 25 mg/kg/hari peroral dibagi untuk setiap 12 jam atau 20 mg/kg/hari peroral dibagi untuk setiap 8 jam
  • Untuk anak dengan berat >40 kg: 500 mg peroral setiap 12 jam atau 250 mg peroral setiap 8 jam untuk 10 – 14 hari

Infeksi berat

  • Untuk anak usia < 3bulan: dosis amoxicilin <30 mg/kg/hari peroral (diminum) setiap 12 jam selama 48 – 72 jam, untuk infeksi >10 hari Streptococcus pyogenes
  • Untuk anak usia > 3 bulan dan < 40 kg: 45 mg/kg/hari peroral dibagi untuk setiap 12 jam atau 40 mg/kg/hari peroral dibagi untuk setiap 8 jam
  • Untuk anak dengan berat >40 kg: 875 mg peroral setiap 12 jam atau 500 mg peroral setiap 8 jam untuk 10 – 14 hari

Tonsilitis/Faringitis Streptokokus

  • 50 mg/kg per oral setiap hari untuk 10 hari, jangan melebihi 1 gram/hari, atau 25 mg/kg peroral dua kali sehari untuk 10 hari, jangan melebihi 500 mg/pemberian dosis
  • Usia anak > 12 tahun: 775 mg peroral setiap hari untuk 10 hari, diminum 1 jam setelah makan (telan tablet seluruhnya tanpa dikunyah)
  • Spektrum kerja: untuk Streptokokus alfa dan beta hemolitikus, Streptokokus pneumonia, Stafilokokus, dan Hemofilus influenza

Otitis Media Akut (Radang Telinga)

  • Untuk anak > 3 bulan dan berat badan < 40 kg: 80 – 90 mg/kg/hari per oral dibagi setiap 8 – 12 jam
  • Anak dengan berat >40 kg: 500 mg per oral setiap 12 jam atau 250 mg peroral setiap 8 jam untuk 10 – 14 hari

Infeksi saluran napas bagian bawah (pneumonia, bronkitis, dll), Infeksi ringan, sedang, berat:

  • Untuk anak dengan usia <3 bulan: < 30 mg/kg/hari peroral dosis dibagi setiap 12 jam selama 48 – 72 jam, untuk infeksi S.pyogenes di atas 10 hari
  • Untuk anak dengan usia >3 bulan dan berat badan < 40 kg: 45 mg/kg/hari peroral dibagi untuk setiap 12 jam atau 40 mg/kg/hari peroral dibagi untuk setiap 8 jam
  • Untuk anak dengan berat >40 kg: 875 mg peroral setiap 12 jam atau 500 mg peroral setiap 8 jam untuk 10 – 14 hari
  • Spektrum kerja: untuk bakteri Streptokokus alfa dan beta hemolitikus, S. Pneumonia, Stafilokokus, Hemofilus influenza
Baca Juga:  Kafein - Dosis, Indikasi, dan Peringatan

Untuk Antraks:
Sebagai terapi profilaksis setelah terpajan daerah yang terkena antraks melalui jalur napas/inhalasi:

  • pada anak dengan berat < 40 kg: 15 mg/kg peroral setiap 8 jam (dosis terendah yang direkomendasikan, jangan melebihi <45 mg/kg/hari atau pemberian lebih sering daripada per 8 jam)
  • pada anak dengan berat >40 kg: 500 mg peroral setiap 8 jam
  • 80 mg/kg/hari peroral terbagi untuk setiap 8 jam selama 4 minggu (dengan vaksin konkomitan) atau untuk 60 hari (tanpa vaksin)

Endokarditis Infektif:

  • untuk profilaksis diberikan 50 mg/kg per oral 30 – 60 menit sebelum prosedur
  • Pertimbangan dosis: berdasarkan panduan AHA yang merekomendasikan profilaksis diberikan pada pasien risik otinggi yang mengalami prosedur pembedahan (invasif) dan memiliki riwayat kondisi jantung yang memberikan risiko infeksi

Cara Pemberian pada Anak:
Berikan tanpa ada makanan, karena mengganggu penyerapan amoksisilin

Mencampurkan suspensi oral: kocok botol sampai semua serbuk menyatu, tambahkan sekitar sepertiga air dan kocok yang kuat untuk mencampurkan air dengan serbuk suspensinya. Sebelum gunakan suspensi oral, kocok dahulu botolnya. Jika rasa suspensi tidak nyaman di lidah anak, gabungkan suspensi bersamaan dengan jus buah, air, susu, atau minuman dingin lain sehingga menarik, namun pencampuran suspensi dengan gabungan makanan tersebut harus segera  diminumkan. Suspensi tidak dapat digunakan lagi setelah 14 hari.