Menyusui Sebagai KB Alami, Bagaimana Caranya?

doktersehat menyusui kb alami

DokterSehat.Com– Bunda, Anda tentu pernah mendengar bahwa menyusui dapat berfungsi sebagai KB alami. Menyusui memang dapat mencegah kehamilan setidaknya selama 6 bulan pertama setelah melahirkan. Metode ini dikenal dengan nama Metode Amenore Laktasi atau MAL. Efektifkah metode ini?

Apa itu Metode Amenore Laktasi (MAL)?

Amenore laktasi adalah sebuah metode alat kontrasepsi alami yang didasarkan fakta bahwa menyusui dapat menyebabkan ibu berhenti mengalami menstruasi. Hal ini disebabkan oleh hormon yang digunakan untuk merangsang produksi ASI menghambat hormon pelepasan telur (ovulasi) sehingga ibu menyusui berada dalam kondisi tidak subur.

Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa ibu yang menyusui secara eksklusif (6 bulan pertama) dan belum mulai menstruasi lagi besar kemungkinan tidak akan hamil selama 6 bulan pertama setelah melahirkan.

Cara melakukan metode amenore laktasi dengan benar

Meskipun terbukti sebagai kontrasepsi alami, namun metode amenore laktasi baru dapat berhasil jika syarat ini terpenuhi:

1. Ibu harus menyusui bayi secara eksklusif

Ibu harus menyusui bayi secara eksklusif dan menyusui bayi setiap dibutuhkan oleh bayi. Sebaiknya ibu menyusui bayi setiap 4 jam sekali saat siang hari dan 6 jam sekali atau kurang pada malam hari. Selain itu hindari memberikan susu formula pada si kecil.

2. Anda belum mendapatkan menstruasi lagi selama menyusui

Metode MAL hanya berhasil jika Anda belum mendapatkan menstruasi lagi selama menyusui. Jika Anda sudah menstruasi, berarti tubuh Anda sudah berovulasi dan punya kesempatan untuk hamil lagi.

3. Hanya berlaku 6 bulan setelah kelahiran

Metode MAL hanya berlaku pada periode 6 bulan setelah melahirkan. Meskipun ibu menyusui belum mengalami menstruasi lagi setelah 6 bulan, MAL tidak legi efektif karena bayi sudah mulai mendapatkan MPASI.

Kelebihan dan kekurangan metode MAL

Sebagai metode kontrasepsi alami, metode MAL juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Beberapa kelebihan metode ini antara lain tidak membutuhkan biaya banyak, dan mudah dilakukan, tidak memerlukan pemeriksaan khusus ke dokter serta tidak ada kandungan hormon yang dapat memengaruhi proses menyusui.

Sedangkan beberapa kekurangan MAL yang perlu dipertimbangkan antara lain sulit untuk memperkirakan kapan ibu mengalami ovulasi karena ovulasi terjadi sebelum mennstruasi. Selain itu ibu juga harus menyusui sesering mungkin yang kadang sulit dilakukan oleh beberapa ibu.