Amankah Menindik Telinga Bayi?

DokterSehat.Com – – Kadangkala kita merasa heran dengan bayi yang baru lahir, khususnya yang berusia perempuan, yang telinganya sudah ditindik. Kita tentu akan merasa kasihan jika membayangkan kulit bayi yang masih sangat lembut ini harus ditindik sehingga memberikan rasa sakit. Namun, banyak orang tua dan bahkan bidan yang menyebutkan jika memang sebaiknya bayi perempuan segera ditindik. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah memang aman saat usia bayi sudah ditindik?

doktersehat-sifilis-kongenital-bayi-Harlequin-Ichthyosis-mikrosefali

Selain rasa sakit, kita tentu akan berpikir apakah telinga bayi juga beresiko mengalami infeksi atau tidak yang tentu bisa membahayakan kesehatan bayi secara keseluruhan. Pakar kesehatan ternyata menyebutkan jika pada usia inilah bayi paling aman ditindik. Memang, bayi tentu harus mendapatkan perawatan yang baik jika telinganya ditindik, namun, pada usia inilah ternyata bayi memiliki resiko paling kecil untuk mendapatkan keloid atau jaringan parut. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Pediatrics bahkan menyebutkan jika anak perempuan baru ditindik pada usia lebih dari 11 tahun, maka resiko mendapatkan keloid pada bekas tindikan pun akan jauh lebih besar dan sulit untuk diobati.

Menindik bayi dalam usia kurang dari bua bulan ternyata hanya memberikan resiko terkena infeksi yang sangat minimum. Namun, tetap saja proses penindikan ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Selain memperhatikan saran dari orang tua, dokter, atau bidan, kita juga harus memastikan bahwa jarum penindik memiliki bahan yang bisa meminimalisir alergi atau resiko infeksi layaknya jarum stainless steel atau yang terbuat dari bahan logam mulia layaknya emas, perak, hingga platina. Selain itu, jenis anting yang dipakai juga sebaiknya yang berbentuk bulat dan cenderung kecil dan tidak menjuntai karena beresiko mudah tertarik dan membuat luka. Selain itu, proses penindikan juga harus dilakukan oleh orang yang berpengalaman akan hal ini.

Baca Juga:  Seorang Gadis Afrika yang Terkena Penyakit Saraf Langka, Trigeminal Neuralgia

Setelah ditindik, orang tua harus memastikan agar bekas tindikan pada telinga ini diolesi dengan alkohol setidaknya dua kali dalam sehari dan antingnya pun diputar setidaknya sekali dalam sehari untuk membuat resiko terkena infeksi semakin menurun dan telinga sang buah hati pun segera sembuh.