Amankah Botol Air Minum Kemasan Digunakan Kembali?

DokterSehat.Com – Minuman kemasan seperti air mineral atau minuman berasa memang mudah didapat. Meskipun hampir semua botol minuman didesain hanya untuk sekali minum, tak jarang orang yang memanfaatkan kembali botol tersebut untuk mengisinya dengan air minum isi ulang. Apakah botol air minum kemasan aman untuk digunakan kembali?

shutterstock_34531087 copy

Pakar dalam bidang air minum, Dr. Ir. Firdaus Ali, MSc, yang juga Ketua Indonesian Water Institute menegaskan bahwa botol air minum kemasan setidaknya maksimal digunakan hanya dua kali, tidak lebih. Mengapa demikian? Pada dasarnya material dari botol kemasan akan terurai. Sama halnya ketika air minum kemasan ini terekspos oleh temperatur yang ekstrem, seperti air minum kemasan yang berada di dalam mobil atau terkena cahaya matahari langsung. Panas yang mengenai botol ini dapat berpengaruh langsung pada air di dalamnya yaitu terjadinya penguraian material botol. Dampaknya air yang berada di dalamnya pun bisa tercemar berbagai bahan kimia berbahaya dari plastik dan menjadi tidak aman bagi kesehatan.

Hal tersebut sama halnya ketika memasukkan air panas ke dalam botol plastik. Jika botol mengkerut, itu menjadi contoh nyata penguraian material botol. Namun, meskipun botol tidak mengkerut, penguraian material tersebut tetap terjadi dan mengontaminasi air minum di dalamnya. Kecuali jika botol air minum tersebut merupakan botol khusus yang didesain khusus untuk air minum, seperti tumbler anti panas.

Pemilihan tumbler yang aman untuk air minum pun perlu dipilih dengan kriteria tertentu. Menurut Michael Moore, seorang profesor dalam bidang toksologi dari University of Queensland, botol atau tumbler air minum yang aman dan bisa digunakan berulang kali adalah yang memiliki kode daur ulang bernomor 2, 4, dan 5. Kode 2 dan 4 terbuat dari material polyethylene, sedangkan kode 5 terbuat dari polypropilene. Apabila menginginkan botol air minum yang terjangkau serta aman, maka pilihlah yang terbuat dari PET atau polyethylene terephthalate, yaitu yang memiliki kode daur ulang 1.

Baca Juga:  Makanan Yang Baik Untuk Mengatasi Nyeri Sendi

Tak hanya itu, pilih botol air minum yang mencantumkan label BPA-free. Sedangkan untuk warma akan lebih baik jika memilih botol transparan. Hindari botol air minum berwarna-warni atau buram dan tidak tembus cahaya. Hal ini untuk mengurangi risiko kecil terurainya zat pewarna pada material botol.