Amakah Melakukan Pijat Saat Hamil?

DokterSehat.Com – Nyeri pinggang, nyeri punggung, atau pegal-pegal merupakan hal yang wajar dialami saat hamil. Seiring makin membesarnya perut ibu maka keluhan juga makin sering dirasakan. Kondisi ini disebabkan makin membesarnya janin sehingga beban perut makin besar dan otot-otot penyangga tulang punggung makin merenggang. Hal inilah yang memicu makin seringnya ibu hamil mengalami pegal-pegal.

9

Pijatan merupakan cara jitu yang mampu meringankan rasa pegal di daerah punggung. Sayangnya, banyak anggapan yang menyatakan bahwa pijatan di daerah punggung bisa mempengaruhi bentuk wajah bayi.

Faktanya, tidak ada masalah bila pemijatan dilakukan di daerah punggung, apalagi sampai mempengaruhi wajah bayi. Secara anatomi, dalam rahim bayi dilengkapi dengan air ketuban yang berfungsi menahan goncangan dari luar.

Rahim juga dilindungi oleh tulang punggung beserta otot-otot penyangganya. Karena itu, ibu hamil tidak perlu khawatir bila akan melakukan pemijatan di daerah punggung. Pemijatan boleh saja dilakukan asal jangan dilakukan di bagian perut.

Kebanyakan masyarakat masih percaya jika perut ibu hamil turun maka harus dibetulkan dengan pemijatan di bagian perut. Padahal, pijatan di perut bisa membahayakan janin. Plasenta yang melekat di rahim bisa lepas akibat pijatan. Jika hal itu terjadi maka bisa membahayakan janin, bahkan bisa menyebabkan kematian janin dalam rahim (IUFD/ Intra Uterine Fetal Death).

Pijatan di perut yang bertujuan membenarkan posisi janin yang sungsang hanya boleh dilakukan setelah memenuhi indikasi dan syarat-syarat tertentu. Selama pemijatan dilakukan oleh tenaga ahli dan berpengalaman serta ada alat moniyoring yang cukup memadai.

Bila ibu merasakan pegal-pegal di punggung cobalah untuk memintasuami memijatnya. Pijatan dari suami bisa memberikan relaksasi pada tubuh yang pegal. Selain itu, pijatan suami juga menjadi bukti perhatian dan dukungan dari suami kepada istri yang sedang mengandung buah cinta.

Baca Juga:  Ibu Hamil Wajib Melakukan Pemeriksaan Ini!

Kegiatan ini akan memberikan rasa aman dan mengurangi depresi yang mungkin muncul saat kehamilan.