Alkohol Ternyata Jauh Lebih Berbahaya Dari Ganja

DokterSehat.Com – Selama ini, kita menganggap ganja sebagai salah satu benda terlarang yang bisa memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan tubuh, jauh lebih buruk dari konsumsi minuman beralkohol. Sayangnya, kita sepertinya harus mengubah pola pikir ini karena berdasarkan penelitian terkini, konsumsi alkohol ternyata bisa berkali-kali lipat lebih berbahaya jika dibandingkan dengan menggunakan ganja. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-wine-anggur-alkohol

Jurnal Scientific Reports mempublikaskan hasil penelitian yang dilakukan oleh Professor Dirk Lachenmeier yang berasal dari Chemical and Veterinary Research Office di Karlsruhe, Jerman. Menurut hasil penelitian ini, konsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan ternyata bisa 114 kali lebih berbahaya jika dibandingkan dengan menggunakan ganja.

Sebagai informasi, penelitian ini dilakukan pada berbagai bahan yang bisa memberikan efek adiktif bagi manusia. Selain ganja dan minuman beralkohol, beberapa bahan layaknya heroin, kokain, tembakau, ekstasi, hingga methamphetamine juga diteliti dalam studi ini. Setelah memperhitungkan bahan-bahan ini dengan dosis yang dianggap mematikan pada setiap zat adiktif ini, barulah didapatkan fakta jika minuman beralkohol ternyata lebih jauh berbahaya dari yang kita kira sebelumnya bagi kesehatan tubuh.

Lachenmeier menyebutkan jika dunia kesehatan sebelumnya terlalu melebih-lebihkan efek kesehatan pada ganja dan justru meremehkan bahaya dari konsumsi alkohol. Padahal, andai konsumsi alkohol ini berlebihan, maka pelakunya bisa terkena berbagai masalah kesehatan yang berbahaya dan mematikan. Meskipun begitu, bukan berarti kita juga bisa menganggap ganja sebagai hal yang tidak berbahaya mengingat dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Wayne Hall dari WHO pada tahun 2014 kemarin, diketahui bahwa pecandu ganja bisa mengalami kematian andai Ia mengkonsumsinya sebanyak 15-75 gram, jumlah yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan yang rata-rata dikonsumsi pecandu ganja setiap harinya.