Alergi Hewan

DokterSehat.com – Memelihara hewan berbulu tidak menjadi masalah bila Anda tidak memiliki alergi. Bagi sebagian orang bulu binatang bisa menjadi pemicu timbulnya alergi. Kebanyakan hewan berbulu yang dapat memicu alergi adalah kucing, anjing, kuda, dan tikus. Selain itu, hewan pertanian, laboratorium, atau kebun binatang juga bisa menimbulkan alergi pada sebagian orang.



Sampai saat ini belum diketahui pasti binatang kucing atau anjing tertentu yang bisa mengakibatkan alergi. Sebaliknya tidak ada jenis anjing atau kucing yang tidak bisa menyebabkan alergi. Bahkan hewan berbulu pendek pun bisa menyebabkan alergi.

Tanda dan gejala

Saat melakukan kontak dengan bulu hewan peliharaan atau benda yang mengandung alergen dari hewan maka tubuh penderita alergi akan menunjukkan gejala berikut ini:

  • Bersin atau hidung buntu
  • Batuk, Mengi atau Asma
  • Gatal dan ruam kemerahan
  • Mata gatal dan berair
  • Hay fever (rinitis alergi musiman)

Diagnosis

Untuk memastikan Anda alergi terhadap hewan peliharaan atau tidak maka harus dilakukan pengujian darah pasien. Biasanya pasien akan dijauhkan dari hewan peliharaan untuk memastikan gejala bisa hilang atau tetap dialami selama berjauhan dengan hewan tersebut.

Untuk mendiagnosa alergi akibat hewan peliharaan, sebaiknya perhatikan kedua hal berikut ini:

  • Asma kambuh bila terkena alergen kucing atau hewan peliharaan lainnya.
  • Reaksi alergi terhadap tes kulit atau tes darah yang disebut RAST (test radioallergosorbent). Untuk memastikan diagnosis tersebut benar, dokter akan melihat apa yang terjadi ketika kucing ditambahkan kemudian dikeluarkan dari lingkungan pasien beberapa kali.

Penanganan

Bila Anda mempunyai gejala alergi terhadap hewan peliharaan, sebaiknya hindari hal-hal yang dapat memicu munculnya alergi, caranya:

  • Hindari binatang peliharaan yang dapat menimbulkan gejala alergi. Jangan memeluk atau mencium hewan peliharaan yang dapat menimbulkan alergi.
  • Konsumsi antihistamin untuk meringankan gejala, namun obat ibi tidak baik bila digunakan dalam jangka panjang.
  • Suntikan alergi atau immunotherapy. Suntikan alergi terbukti efektif mengobati dalam jangka panjang.
  • Hindari hewan peliharaan dari jangkauan mebel berlapis kain. Beberapa perabot seperti  dinding, kayu dan lantai harus sebersih mungkin. Jika perlu bersihkan dinding, kayu dan lantai secara teratur.