Alasan Mengapa Puting Perempuan Bisa Berubah Bentuk

DokterSehat.Com – Puting payudara adalah bagian tubuh wanita yang paling terlindungi dan cenderung misterius karena dianggap tabu untuk dipertontonkan ke orang lain. Namun, tahukah anda jika puting payudara wanita ternyata bisa memiliki perubahan bentuk? Ya, pakar kesehatan menyebutkan jika puting payudara wanita bisa mengeras atau bahkan melunak kembali tanpa adanya rangsangan. Padahal, biasanya puting payudara bisa mengeras saat dirangsang secara seksual atau saat dalam suhu yang dingin. Sebenarnya, apa saja pemicu berubahnya bentuk putting payudara wanita?

doktersehat-wanita-kanker-payudara-konsultasi-implan-bakteri-mastitis

Sebuah penelitian dipublikasikan di Science Daily untuk menjelaskan apa yang terjadi pada puting payudara wanita. Penelitian yang dilakukan para ilmuwan yang berasal dari Karolinska Institutet dari Swedia ini menemukan fakta menarik dimana puting payudara wanita ternyata memiliki saraf khusus yang bisa membuatnya tegang, mengeras, mengerucut, atau bahkan merinding. Sistem saraf khusus ini adalah sistem saraf simpatis pada puting yang mampu merespon berbagai rangsangan baik itu fisik maupun emosional. Sistem saraf yang ada pada puting payudara wanita ini ternyata memiliki neuron yang berbeda dengan saraf-saraf lainnya sehingga bisa mengendalikan fungsi fisik layaknya ereksi atau pengerasan pada puting payudara wanita.

Lantas, mengapa puting payudara bisa saja mengalami perubahan bentuk tanpa sadar dan tanpa adanya ransangan seksual atau suhu ekstrim? Pakar kesehatan menyebutkan jika sistem saraf ini memang bisa saja bekerja tanpa adanya rangsangan tertentu. Saraf ini seolah-olah bisa menentukan sendiri kapan harus membuat puting berubah bentuk dan berjalan seiringan dengan sistem lain yang ada dalam tubuh layaknya sistem pemompa darah ke seluruh tubuh atau sistem yang menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.

Dengan adanya fakta ini, wanita tidak perlu khawatir andai menemukan puting payudaranya tiba-tiba mengeras atau menciut kembali tanpa sebab. Hal ini ternyata adalah hal yang normal dan tak memiliki kaitan apapun dengan masalah kesehatan.