Alami 5 gejala ini? Segera cek kesehatan mental!

DokterSehat.Com – Stress adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tampak berbahaya atau sulit, stres membuat tubuh untuk memproduksi hormone adrenaline yang berfungsi untuk mempertahankan diri. Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup seharihari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin. Tetapi stress yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi, akan berbahaya bagi kesehatan.

8

Bagaimana cara mengetahui ketika stres mulai mengganggu kesehatan Anda? Berikut adalah beberapa gejala yang perlu diperhatikan. Jika Anda memiliki beberapa gejala ini, tandanya Anda harus segera memeriksakan kesehatan mental :

  1. Sering menggerutu
    Jika biasanya Anda adalah orang yang tenang, mudah merasa senang, namun akhir-akhir ini sering merasa seperti penggerutu, mudah protes atau bertengkar karena hal kecil, serta mudah berdebat dengan orang lain, bisa jadi itu adalah pertanda adanya masalah dengan mental atau emosi. Menggerutu terlalu sering terhadap hal-hal kecil adalah salah satu tanda depresi atau kecemasan. Ini tidak sama dengan perubahan mood yang singkat. Ini menandakan bahwa tingkat kesabaran dan mental Anda menurun.
  1. Tidak bisa tidur
    Banyak orang yang kurang tidur, namun tidak bisa tidur adalah perkara lain. Tidak bisa tidur di malam hari tak hanya berbahaya karena bisa membuat Anda ngantuk di siang hari atau saat mengemudi, namun juga sebuah tanda bahwa Anda tengah mengalami masalah dengan mental. Cobalah untuk memeriksakan diri terlebih dahulu pada dokter. Jika tak ada penyakit fisik yang membuat Anda tak bisa tidur, penyebabnya kemungkinan besar adalah masalah mental.
  1. Tidak suka bertemu orang
    Salah satu gejala depresi paling awal adalah ketika seseorang merasa malas bertemu atau berkomunikasi dengan orang lain. Jika Anda mulai menghindari orang di sekitar dan tak suka aktif di media sosial, kemungkinan besar Anda mulai mengalami depresi atau stres.
  1. Banyak makan atau tak nafsu makan
    Ada beberapa waktu ketika seseorang memiliki nafsu makan besar, seperti ketika liburan dan lainnya. Namun jika nafsu makan terus tak stabil, kemungkinan itu berkaitan dengan stres atau masalah emosi. Penelitian di Harvard Medical School menemukan bahwa stres jangka pendek bisa menghilangkan nafsu makan, namun stres dalam jangka panjang bisa meningkatkan nafsu makan.
  1. Tidak bisa santai
    Jika Anda merasa tak bisa tenang, pikiran terus terpacu untuk memikirkan berbagai masalah yang Anda hadapi, itu adalah gejala dari kecemasan. Tak seperti depresi yang biasanya datang dan pergi, kecemasan bisa konstan dan biasanya tak disadari. Biasanya kecemasan jangka panjang akan memicu gejala seperti sakit kepala, bahu yang pegal, masalah pernapasan dan pencernaan. Jika Anda mulai merasa tak bisa santai dan sering cemas, serta mengalami gejala tersebut sebaiknya cari bantuan ahli.
Baca Juga:  Media Sosial Menjadi Salah Satu Pemicu Masalah Kesehatan Mental Anak-Anak

Itulah beberapa gejala ketika kesehatan mental sedang bermasalah. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut itu berarti waktunya memeriksakan kesehatan mental. Anda juga bisa mengurangi gejala stres di atas dengan melakukan meditasi, olahraga, atau lainnya.