Air Keran di Amerika Serikat Terkontaminasi Timbal, Warga Beralih ke Air Minum Botolan

DokterSehat.Com – Konsumsi air putih secara cukup dalam sehari adalah salah satu kunci untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Hanya saja, banyak orang yang menyepelekan hal ini karena menganggap air putih biasa akan kurang segar dan kurang nikmat jika dibandingkan dengan air jenis lainnya layaknya air soda misalnya. Di Amerika Serikat sendiri, ada sebuah kota bernama Flint yang berada di bawah Negara bagian Michigan yang uniknya mengalami peningkatan konsumsi air mineral botolan dari sebelumnya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-pria-exercise-olahraga-minum-air

Pakar kesehatan menyebutkan jika air keran di kota Flint ini ternyata sudah tidak aman untuk diminum. Hal ini dikarenakan sebuah penelitian menunjukkan fakta dimana air keran tersebut terkontaminasi oleh timbal. Yang lebih mengenaskan, kontaminasi ini diyakini diakibatkan oleh pipa-pipa penyalur air keran yang sudah berkarat. Tak hanya di Flint, beberapa kota lain layaknya di ibukota Washington DC atau bahkan di Newark di Negara bagian New Jersey juga diyakini mengalami masalah yang sama. Karena adanya kekhawatiran akan kontaminasi timbal ini, masyarakat di kota Flint justru memilih untuk memakai air mineral botolan yang diyakini lebih bersih dan aman untuk konsumsi sehari-hari mengingat perbaikan pada jaringan pipa air keran ini kemungkinan baru akan selesai pada tahun 2030.

Karena kasus ini, organisasi statistic Euromonitor menyebutkan jika ada perubahan yang sangat signifikan akan konsumsi minuman air mineral botolan jika dibandingkan dengan air bersoda di Amerika Serikat dimana pada tahun 2001, konsumsi air soda per tahun orang Amerika bisa mencapai 37 galon dan konsumsi air minum kemasan hanyalah 12 galon kemudian berubah menjadi konsumsi tahunan air kemasan menjadi 27,4 galon, melampaui konsumsi air soda yang hanya 1,2 galon lebih rendah.

Baca Juga:  Penelitian: Penyakit Jiwa Bukanlah Pemicu Sebagian Besar Kasus Penembakan di Amerika Serikat

Pakar kesehatan John Stewart menyebutkan jika kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi air mineral kemasan memang terlihat positif. Namun, mahalnya harga air minum kemasan jelas menjadi hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan hal ini jelas bukan solusi jangka panjang untuk kebutuhan air minum masyarakat.