Agar Sperma Menjadi Lebih Subur dan Sehat, Pria Harus Memperhatikan Hal-Hal Berikut

DokterSehat.Com – Tahukah anda, berdasarkan data yang diekluarkan oleh National Institutes of Health, setidaknya ada 15 persen pasangan suami istri yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Sepertiga dari pasangan yang kesulitan untuk hamil ini ternyata mengalami masalah pada kualitas dan kuantitas sperma dari sang suami. Dalam realitanya, kualitas sperma memang memiliki pengaruh besar bagi kemungkinan mendapatkan keturunan. Padahal, kini semakin banyak pria yang melakukan gaya hidup yang buruk dimana mereka mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang berolahraga, dan kerap terkena stress pada tempat kerja. Hal-hal ini bisa memicu penurunan kualitas sperma dengan signifikan. Sebenarnya, apa saja yang harus diperhatikan pria agar bisa menjaga spermanya lebih sehat dan lebih subur?

doktersehat-sperma-air-mani

Rajin berolahraga
Tahukah anda pria yang rutin berolahraga ternyata akan memiliki jumlah sperma 33 persen lebih banyak dari mereka yang malas berolahraga. Dengan rutin berolahraga, maka pria akan lebih baik dalam membakar lemak tubuh sekaligus meningkatkan hormone testosterone, hormone yang ikut berperan dalam produksi sperma dengan lebih baik.

Menghindari cacat pada sperma dengan konsumsi makanan sehat
Fakta lain tentang sperma adalah 90 persen diantaranya tidak selalu berbentuk layaknya kecebong kecil dan kurang baik dalam berenang menuju sel telur. Biasanya, banyaknya sperma yang mengalami kecacatan ini disebabkan oleh tubuh pria yang kerap terkena radikal bebas. Karena alasan inilah ada baiknya pria rutin mengkonsumsi makanan sehat dengan kadar gizi yang seimbang, khususnya yang kaya akan kandungan lycopene, sejenis antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas dan banyak ditemukan pada tomat.

Sperma harus dijaga agar tetap hidup dan bergerak
Meskipun terlihat sepele, meletakkan ponsel pada saku celana atau dipangku dekat dengan penis saat duduk ternyata bisa bisa menurunkan mobilitas sperma dengan signifikan. Fakta ini didukung oleh penelitian yang dilakukan di Cleveland Clinic yang menyebutkan jika gelombang elektromagnetik ponsel mampu menurunkan mobilitas sperma. Karena alasan inilah ada baiknya ponsel jangan diletakkan dekat dengan penis jika pria ingin tetap terjaga kesuburannya.