Agar Ibu Hamil Tidak Terserang Toxoplasma

DokterSehat.Com – Belakangan ini, ibu hamil memiliki kekhawatiran tersendiri bilamana Ia ternyata terserang virus toxoplasma. Virus ini diyakini berasal dari hewan kucing yang telah terinfeksi dan ibu hamil yang melakukan kontak langsung pada kucing tersebut atau beberapa benda yang telah terkontaminasi oleh tinja kucing yang telah terinfeksi, maka virus ini bisa menyerang ibu hamil sekaligus janinnya. Dengan virus toxoplasma yang sudah menginfeksi ibu dan janinnya, maka bayi yang dilahirkan pun beresiko lahir dalam kondisi yang cacat atau tidak sehat. Setiap wanita tentu harus mengetahui lebih baik berbagai hal tentang toxoplasma agar mereka tidak mengalaminya.

doktersehat-hamil-kehamilan-anak-laki

Meskipun kucing memiliki kaitan erat dengan virus ini, bukan berarti wanita yang memiliki kucing akan beresiko tinggi terserang toxoplasma. Dalam realitanya, banyak wanita pecinta kucing yang mengalami kehamilan dan melahirkan bayi dalam kondisi yang sehat. Hal ini dikarenakan kontaminasi toxoplasma lebih sering terjadi karena adanya sentuhan pada benda-benda yang telah terpapar oleh virus ini. Seringkali infeksi virus toxoplasma terjadi setidaknya 6 hingga 9 bulan sebelum kehamilan terjadi. Tanpa adanya pemeriksaan kesehatan, virus ini bisa menjangkiti janin dan menyebabkan kelahiran yang cacat dan tidak sehat layaknya terkena hidrosefalus atau gangguan pada otak yang menyebabkan kepala bayi membesar, gangguan penglihatan, hingga anak yang kesulitan belajar di kemudian hari. Dalam beberapa kasus, bayi yang lahir dengan kondisi telah terinfeksi toxoplasma bahkan banyak yang hanya mampu bertahan beberapa hari saja setelah kelahiran.

Untuk mencegah kehamilan yang terpapar toxoplasma, setiap wanita tentu harus rajin-rajin melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pada dokter. Selain itu, kini wanita juga harus lebih baik dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Sebagai contoh, jika kita ingin memasak daging, maka kita pun harus membersihkan daging sekaligus peralatan masak hingga bersih. Setelah menyentuh kucing, hewan peliharaan lain, atau bahkan setelah berkebun dimana tanah juga beresiko terkena kontaminasi toxoplasma, maka kita sebaiknya harus segera mencuci tangan hingga bersih. Dengan mencuci tangan dengan bersih, khususnya sebelum makan atau mengolah makanan, diyakini kita bisa mencegah serangan toxoplasma dengan lebih baik.