Agar Anak Tidak Mudah Terkena Masalah Gigi

DokterSehat.Com – Jika kita mencermati, anak-anak khususnya yang berusia balita di Indonesia ternyata cukup rentan mengalami masalah gigi layaknya gigi berlubang atau bahkan karies/gigis yang bisa dilihat dari warna atau bentuk gigi anak-anak yang biasanya tidak karuan. Pakar kesehatan menyebutkan jika banyaknya masalah gigi pada anak-anak seringkali disebabkan oleh pemberian makanan pada anak yang kurang sehat dimana orang tua cenderung memberikan banyak makanan manis pada buah hatinya karena anak sangat menyukainya. Selain itu, pada usia ini, anak-anak juga cenderung jarang yang sudah mulai membersihkan giginya. Lantas, apakah ada cara agar kita bisa mencegah anak-anak terkena masalah gigi?

doktersehat-bayi-rambut-rontok-tidak-boleh-minum-air-putih-bawah-enam-bulan

Perawatan pada gigi anak ternyata sebaiknya dimulai semenjak bayi mulai memunculkan giginya. Meskipun gigi sang bayi masih jarang-jarang, jangan pernah lupa untuk membersihkannya. Tidak dengan sikat gigi yang berpotensi membuat luka pada mulut bayi, gunakan saja kain halus atau kain kasa yang dibasahi untuk digosokkan pada gigi sang bayi sehingga tetap bersih.

Saat anak sudah berusia tiga hingga empat tahun, mulailah untuk memberikan pendidikan menyikat gigi pada anak. Pada awalnya, anda bisa membantu anak membersihkan giginya. Namun, jika anak tertarik untuk melakukannya sendiri, maka berilah pengarahan yang tepat dengan sabar sehingga anak pun akan membersihkan giginya dengan baik tanpa ada bagian yang tertinggal. Selain itu, ingatkan pula untuk rutin membersihkan gigi setelah makan atau sebelum tidur. Sebagai tips, berikan contoh pada anak alih-alih memberikan perintah karena anak akan cenderung mengikuti contoh yang diberikan orang tuanya. Pada usia ini, ada baiknya kita tidak memberikan pasta gigi dengan kandungan fluoride tinggi secara berlebihan karena ditakutkan bisa tertelan dan membahayakan kesehatan anak.

Baca Juga:  Mengerikan, Tumor Seberat Hampir 7 Kg Berhasil Dikeluarkan Dari Ginjal Wanita Ini

Andai anak masih menghisap jempol atau dot, beritahu baik-baik agar anak menghentikan kebiasaan ini karena bisa membuat pertumbuhan giginya bermasalah. Selain itu, rajin-rajinlah memeriksakan kondisi gigi ke dokter sehingga gigi anak pun tidak akan mudah mengalami masalah layaknya karies atau gigi berlubang.