Ada Berapa Jenis Kanker Vulva?

DokterSehat.Com – Kanker vulva adalah salah satu penyakti kanker yang terjadi pada vulva atau tumor ganas didalam vulva, pengertian dari vulva itu sendiri merupakan bagian luar dari sistem reproduksi wanita, yang terdapat organ seperti labia, lubang vagina, lubang uretra dan klitoris.



Kanker vulva umumnya didahului oleh kanker primer pada serviks (leher rahim). Sekitar 15-20% wanita dengan kanker vulva mempunyai kanker primer kedua baik secara stimulan maupun tidak pada serviks, vagina, atau pada wilayah dubur.

Pada umumnya 80% kanker vulva merupakan hasil metastatis (penyebaran) dari kanker serviks, endometrium, koriokarsinoma, ovarium, vagina, kandung kemih, uretra (saluran kemih), dan paru-paru.

Insiden kanker vulva berkaitan erat dengan umur penderita dan mengalami peningkatan yang cepat sejak usia 50 tahun. diagnosis kanker vulva invasif rata-rata ditemukan pada wanita yang berada di usia 65-70 tahun dan insiden puncak terjadi pada perempuan berusia 75 tahun ke atas. Hal ini bertolak belakang dengan vulvar intraephitelial neoplasia (VIN) yang terjadi pada perempuan yang lebih muda, rata-rata berusia 45-50 tahun.

Berdasarkan penyebabnya, kanker vulva dapat dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kanker dengan HPV positif (biasanya kanker basaloid atau berbentuk kutil (warty) dengan sedikit pembentukan keratin, sering berkaitan dengan VIN, sering multifokal, serta memiliki kecenderungan muncul pada wanita muda sekitar 35-50 tahun). Pasien dengan HPV positif juga cenderung mengalami CIN dan memiliki faktor resiko yang tinggi mengidap kanker serviks.

Jenis kedua, kanker dengan HPV negatif cenderung muncul pada wanita yang lebih usia (55-85 tahun), sering berkaitan dengan radang vulva atau lichen sclerosis (jarang berhubungan dengan VIN), umumnya unifokal, sering well-differentiated dengan pembentukan keratin.

Baca Juga:  Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita, Berbahayakah?

Bagaimanakah harapan kesembuhan dan berapakah angka harapan hidup penderita kanker vulva? Tingkat harapan hidup penderita kanker vulva dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ukuran lesi, jumlah kelenjar getah bening (KGB) yang terkena tumor, histologi tumor, stadium tumor, dan Lympho Vascular Space Invasion (LVSI).