Ada Baiknya Wanita Tidak Memakai Pantyliner Setiap Hari

DokterSehat.Com – Kini, banyak wanita yang memiliki kesibukan luar biasa sehingga mereka pun kerap menggunakan pantyliner sebagai cara untuk menjaga kebersihan area kewanitaannya meskipun mereka kesulitan untuk mengganti celana dalam. Meskipun memiliki tujuan yang baik, pakar kesehatan ternyata menyebutkan jika penggunaan pantyliner setiap hari bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan organ vital wanita. Seperti apakah dampak kesehatan tersebut?

doktersehat-kutil-kelamin-kanker-vagina-keringat

Pakar kesehatan menyebutkan jika bahan pembuat pantyliner sama saja dengan bahan yang digunakan dalam pembalut yang digunakan andai wanita sedang datang bulan. Di dalam pantyliner, kita bisa menemukan bahan plastik yang sebenarnya ditujukan untuk menahan cairan yang biasa keluar saat wanita sedang mengalami fase menstruasi. Bagi sebagian wanita, andai mereka tidak dalam fase menstruasi, maka tentu pantyliner ini akan kering dan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan. Padahal, menurut pakar kesehatan, adanya kontak area kewanitaan dengan bagian berbahan plastik dari pantyliner inilah yang bisa berbahaya bagi organ kewanitaannya.

Pantyliner memang dibuat sedemikian rupa agar cukup tipis. Sayangnya, karena tipisnya pantyliner dan adanya bagian plastik di belakangnya ini, ternyata bisa memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang sangat pesat. Andai kita memakainya dalam waktu yang lama tanpa menggantinya seharian, maka dikhawatirkan area kewanitaan bisa terkena masalah infeksi jamur.

Pakar kesehatan menyarankan wanita yang memakai pantyliner untuk cukup sering menggantinya, yakni setiap sekali dalam dua atau tiga jam dan setelah melakukan buang air. Dengan melakukannya, maka pantyliner juga akan tetap dalam kondisi kering dan higienis. Andai kita menggunakannya seharian dan tidak menggantinya setelah buang air kecil, dikhawatirkan pantyliner akan basah dan bisa memicu infeksi keputihan atau gatal-gatal pada area kewanitaan.