Ada Baiknya Tidak Memilih Telur yang Cangkangnya Sudah Retak

DokterSehat.Com – Telur adalah salah satu bahan makanan yang cukup sering kita konsumsi sehari-hari. Bagaimana tidak, telur adalah sumber protein yang cenderung memiliki harga yang terjangkau dan bisa diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat. Sayangnya, kita harus berhati-hati dalam memilih telur yang tersedia di pasaran. Sebagai contoh, ada telur yang sudah membus yang lezat. Sayangnya, kita harus berhati-hati dalam memilih telur yang tersedia di pasaran. Sebagai contoh, ada telur yang sudah membusuk dan sangat tidak layak untuk dikonsumsi. Selain itu, ada pula telur yang harus kita hindari, yakni telur yang cangkangnya sudah retak-retak.

doktersehat-kuning-telur-kolesterol

Pakar kesehatan menyebutkan jika telur yang sudah retak, apalagi yang memiliki bau yang tidak sedap, bisa jadi telah terkontaminasi dengan bakteri salmonella. Telur yang sudah terkontaminasi oleh bakteri ini biasanya warna putihnya sudah mengalami perubahan menjadi kebiruan atau kehijauan. Andai kita tetap nekat untuk mengkonsumsinya, maka dikhawatirkan kita akan mengalami masalah kesehatan dalam waktu 12 jam hingga 72 jam setelah memakan telur ini layaknya sakit perut, diare, hingga demam tinggi. Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat sendiri, korban dari mereka yang mengkonsumsi telur yang telah terkontaminasi oleh bakteri salmonella hingga 400 ribu kasus setiap tahunnya dengan kebanyakan korban adalah anak-anak.

Selain menghindari telur yang cangkangnya sudah retak, ada baiknya kita juga tidak mengkonsumsi telur mentah, apalagi jika dicampurkan pada salad hijau. Pastikan bahwa kita memasak telur hingga benar-benar matang. Andai kita mengalami keracunan akibat mengkonsumsi telur yang tidak sehat, ada baiknya kita banyak mengkonsumsi air dan juga minum air jahe yang bisa sedikit meredakannya. Andai masalah kesehatan ini tidak mereda, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.