Ada Baiknya Kita Tidak Tidur Saat Rambut Masih Basah Setelah Keramas

DokterSehat.Com – Banyak dari kita yang langsung mandi dan berkeramas begitu pulang dari tempat kerja karena ingin mendapatkan sensasi bersih dan segar setelah beraktivitas seharian. Dengan berkeramas, kita juga akan mendapatkan rasa yang lebih nyaman pada tubuh sehingga bisa segera beristirahat. Sayangnya, banyak orang yang langsung merebahkan diri ke kasur dalam kondisi rambut yang masih basah dan tidak mengeringkannya terlebih dahulu. Menurut pakar kesehatan, hal ini ternyata sangatlah tidak baik karena bisa merusak kesehatan rambut dan bahkan bisa membuat kepala kita pusing. Berikut adalah dampak buruk jika kita langsung tidur dengan kondisi rambut masih basah setelah berkeramas.

doktersehat-kesehatan-rambut

Rambut Rusak
Tidur dengan kondisi rambut yang masih basah akan membuat rambut akan bergesekan dengan bantal atau bahkan sprei dengan cara yang kurang baik. Gesekan ini akan membuat rambut akan lebih mudah rusak dan cenderung lebih kusam. Tak hanya itu, rambut juga bisa menjadi lebih keriting karena gesekan ini.

Rambut Rontok
Setelah berkeramas, kulit kepala kita akan cenderung sangat lembab dan jika kita langsung tidur, maka kelembaban pada kulit kepala bisa semakin menjadi dan membuat akar rambut kehilangan kekuatannya. Alhasil, rambut akan cenderung lebih mudah rontok, patah, hingga bercabang yang tentu akan membuatnya kehilanan keindahannya.

Infeksi Pada Kulit Kepala
Dengan kulit kepala yang masih sangat lembab, maka kita akan membuat kulit kepala menjadi lebih tidak sehat dan beresiko tinggi terkena infeksi. Jika kita kerap tidur dengan kondisi masih basah, maka kita akan semakin mudah mengalami ketombe, penumpukan kotoran, bakteri, dan sel-sel kulit mati, pada kulit kepala kita.

Kepala Mudah Pusing
Tidur dengan rambut yang masih basah setelah berkeramas akan lebih mudah terasa pusing, lebih berat, hingga pegal-pegal. Bahkan, kita juga akan lebih mudah terkena masuk angin yang membuat tubuh kita terasa sangat tidak nyaman.