Ada 1.500 Virus Baru yang Ditemukan Dalam Penelitian!

DokterSehat.Com – Para pakar kesehatan yang berasal dari Australia dan juga Tiongkok baru-baru ini melakukan sebuah penelitian yang dilakukan untuk mengidentifikasi virus-virus baru yang berkembang dalam kehidupan manusia. Hasil dari penelitian ini tergolong sangat mengejutkan karena alih-alih hanya menemukan beberapa atau puluhan virus baru, ternyata ada 1.500 virus baru yang berhasil ditemukan. Beruntung, virus-virus ini ternyata bukan termasuk dalam virus yang bisa menjangkiti tubuh manusia dan memicu masalah kesehatan.

doktersehat-virus-kanker-cancer-rubella-gaucher-disease-rhabdomyosarcoma

Pakar kesehatan Profesor Elodie Ghedin yang berasal dari New York University menyebutkan jika kebanyakan manusia memang menganggap virus sebagai sesuatu yang berbahaya dan bisa memicu berbagai macam penyakit. Padahal, tidak semua virus berbahaya bagi tubuh manusia. Memang, cukup banyak virus yang berbahaya dan bisa menyebabkan penyakit layaknya virus flu atau yang belakangan sempat menghebohkan dunia kesehatan internasional, virus zika. Namun, virus-virus yang baru ditemukan ini kebanyakan memicu infeksi pada beberapa jenis hewan invertebrate layaknya cacing, keong, hingga serangga. Banyak dari virus-virus baru ini yang dianggap memiliki karakteristik yang sangat unik sehingga sulit untuk dikategorikan.

Meskipun virus-virus baru ini dianggap tidak berbahaya bagi tubuh manusia, Profesor Ghedin menyebutkan jika manusia harus mewaspadai virus-virus ini dan pakar kesehatan pun berusaha sebaik mungkin agar manusia tidak akan mengalami masalah dari virus-virus baru tersebut. Sebagai contoh, ada beberapa jenis virus yang bisa saja menginfeksi nyamuk yang bisa menghisap darah pada tubuh kita sehingga virus tersebut pun akhirnya masuk ke dalam tubuh.

Penelitian ini sendiri diyakini akan memberikan pemahaman baru dan lebih luas bagi pakar kesehatan untuk memprediksi serangan virus pada tubuh manusia hingga memberikan solusi bagi mereka dalam mencari penangkal berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus.