Acyclovir Topikal – Dosis, Indikasi, dan Peringatan

Nama: Acyclovir Topical
Nama Dagang: Zovirax topikal, Sitavig
Kelas: Antiviral, Topikal
Obat lain yang dalam kelas antiviral topikal: docosanol cream, penciclovir
Bentuk sediaan: krim topikal 5%, salep topikal 5%, tablet buccal mukoadesif 50 mg (Sitavig)



Dosis dan Indikasi
Herpes Labialis
Krim/ salep
Terbatas, infeksi mucocutaneous yang tidak mengancam jiwa, virus Herpes simplex pada pasien immunocompromised (seperti pasien HIV/AIDS, pasien kemoterapi, pasien kencing manis)
Oleskan ke bibir dan sekitar mulut 5 kali per hari selama 4 hari; mulai sesegera mungkin setelah tanda-tanda pertama dan gejala

Tablet Bukal (mukosa pipi)
Herpes labialis berulang (cold sores) pada orang dewasa yang imunokompeten (sistem kekebalan tubuhnya baik)
Berikan satu 50 mg tablet bukal sebagai dosis tunggal ke gusi atas (fossa caninus)
Harus diterapkan dalam waktu 1 jam setelah timbulnya gejala prodromal dan sebelum munculnya tanda-tanda Herpes labialis

Untuk Herpes Genital
Herpes genital awal: Berikan salep/krim secukupnya untuk menutup semua lesi setiap 3 jam, 6 kali sehari selama 7 hari.

Herpes Keratitis
Herpes akut keratitis karena virus Herpes simpleks tipe 1 dan 2

Pemberian Krim/ Salep
Ukuran dosis per pemberian bervariasi tergantung luas area lesi herpes tetapi perlu diperkirakan satu setengah inci salep setiap luas permukaan lesi 4 inci persegi
Gunakan sarung tangan ketika mengoleskan, untuk mencegah autoinokulasi ke jari atau area tubuh lainnya dan penularan infeksi ke orang lain

Pemberian Tablet Pipi
Jangan dikunyah, dihancurkan, atau ditelan

Efek Samping
Frekuensi > 10%

  • Sensasi terbakar / tersengat (30%)

Frekuensi 1-10%

  • Pruritus (4%)

Frekuensi <1%

  • Bibir kering (<1%)
  • Ruam (0.3%)

Frekuensi Tidak diketahui

  • Angioedema
  • Vulvitis

Peringatan

Kontraindikasi

  • hipersensitivitas

Perhatian

  • Tidak dianjurkan untuk infeksi berulang
  • Gunakan hati-hati pada pasien immunocompromised (pasien yang mengalami kondisi penurunan kondisi kekebalan tubuh seperti pasien HIV, pasien kemoterapi, pasien penyakit gula)
  • Menghindari kontak fisik ketika terdapat lesi
  • Hanya untuk pemakaian luar; tidak untuk digunakan pada mata atau di dalam mulut
Baca Juga:  Ketorolac - Efek Samping dan Peringatan Keras (2)

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori B
Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B. mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: tidak ada informasi

Pada ibu menyusui, obat tidak diketahui masuk ASI atau tidak. Penggunaan topikal akan minimal memasuki aliran darah sistemik.