Acyclovir – Kontraindikasi dan Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui (3)

Nama: Acyclovir



Efek samping
Efek samping dengan frekuensi > 10%

  • Malaise (12%)

Efek samping dengan frekuensi 1-10%

  • parenteral
  • Peradangan atau flebitis di tempat suntikan (9%)
  • Mual (7%)
  • Muntah (7%)
  • Ruam atau gatal-gatal (2%)
  • Peningkatan kadar transaminase (1-2%)

Efek samping Oral

  • Mual (2-5%)
  • Muntah (?3%)
  • Diare (2-3%)
  • Sakit kepala (2%)

Kejadian dengan frekuensi <1%

  • Sakit perut
  • Agresi / kebingungan
  • Agitasi
  • alopecia
  • anafilaksis
  • Anemia
  • angioedema
  • Anorexia
  • Ataxia
  • Koma
  • Disseminated intravascular coagulation (DIC)
  • Pusing
  • Kelelahan

Peringatan
Kontraindikasi
Hipersensitivitas

Perhatian

  • Cegah infus cepat karena ada risiko kerusakan ginjal
  • Gagal ginjal, dapat menyebabkan kematian
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien imunokompromais (risiko trombositopeni trombosis purpura (TTP)/sindrom hemolitik uremia (HUS)
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien gangguan ginjal
  • Terapi sebaiknya dimulai dalam 24 jam munculnya ruam
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang menerima obat nefrotoksik
  • Pertahankan hidrasi yang adekuat melalui terapi PO atau IV
  • Trombositopeni purpura / sindromik uremik hemolitik dilaporkan

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori B
Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B. mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: tidak ada informasi

Pada ibu menyusui, obat dapat memasuki ASI, maka gunakan dengan hati-hati.