Aborsi Memicu Kanker Payudara

Dokter Sehat – Hamil di luar nikah, aborsi, dan kanker payudara sangatlah erat kaitannya. Mengapa demikian? Coba saja pikirkan. Seseorang yang dinyatakan hamil sebelum dia menikah, khususnya remaja, akan sangat tertekan dan berusaha mencari solusi agar kehamilannya tidak diketahui dan tidak mengganggu masa depannya.
Akhirnya, dia memutuskan untuk melakukan tindak aborsi dan merasa bahwa itu merupakan jalan aman agar tidak ada permasalahan berikutnya. Namun, jangan kaget jika setelah itu dia divonis mengidap kanker payudara selama hidupnya.



Aborsi ternyata dapat menyebabkan kanker payudara. Hal ini dikarenakan ketika seorang wanita hamil, produksi estrogen (hormon wanita) meningkat. Peningkatan kadar estrogen menyebabkan pertumbuhan payudara. Proses laktasi dimulai dengan adanya pembentukan susu di payudara, sebuah penelitian mengatakan bahwa kemungkinan besar wanita akan menderita kanker payudara ketika ia menggugurkan bayinya. Dalam kasus terburuk, aborsi pada trimester kedua atau ketiga meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Namun, sebuah studi pada tahun 1997 yang diberitakan dalam New England Journal of Medicine membantah hasil penelitian tersebut dan kemudian melakukan survei terbesar pada kanker payudara. Mereka melibatkan 1,5 juta peserta dan mendapatkan kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara kanker payudara dan aborsi.

Deteksi dini adalah kunci untuk melawan kanker payudara, deteksi kanker payudara bisa Anda lakukan di rumah. Itu membantu Anda mengetahui apakah Anda memiliki benjolan di payudara.
Langkah pertama, berbaring datar di tempat tidur dengan kepala menghadap ke langit-langit , angkat lengan kanan ke atas dan kemudian taruhlah pergelangan tangan Anda di bawah kepala Anda.

Langkah kedua, sekarang gunakan bantalan tiga jari (telunjuk, jari tengah dan manis) dari tangan kiri di payudara kanan. Dalam gerakan melingkar, gosokkan jari pada payudara dengan menyentuh dekat tulang selangka dan ketiak. Tekanlah ringan pada setiap titik di payudara.
Langkah ketiga, periksa apakah ada benjolan, cairan yang keluar dari puting susu atau perubahan warna puting. Lihatlah apakah bentuk dan ukuran payudara berubah atau tidak.
Langkah keempat, Ulangi langkah yang sama dengan payudara kiri.

Baca Juga:  Cewek Migren Cenderung Gemuk

Anda juga dapat melakukannya di kamar mandi, di depan cermin atau dengan berbaring di tempat tidur. Jika Anda melakukan aborsi dan takut terkena kanker payudara, jangan lupa untuk berkonsultasi pada dokter kandungan Anda.