7 Pilihan Finger Food Sehat untuk Balita

DokterSehat.Com – Saat si Kecil mulai mendapatkan makanan padat, hal ini merupakan pengalaman yang baru baginya. Si Kecil akan bereksplorasi mengenai rasa, tekstur dan hal-hal baru seputar makanan padat, karena sebelumnya lidah si Kecil lebih akrab dengan makanan cair berupa ASI atau susu formula apabila karena penyebab tertentu si Kecil tidak bisa mendapatkan ASI. Dalam pemberian makan pada si Kecil, perlu diingat bahwa tekstur dan variasi makanan pun harus ikut naik tingkat sejalan dengan pertumbuhan bayi.



Kebanyakan balita lebih menyukai finger food sebagai camilan mereka, finger food atau makanan seukuran jari yang bisa dipegang anak ini bisa menjadi makanan favorit anak-anak. Tapi finger food apa yang sehat dan juga akan disukai balita?

  • Ubi manis rebus
    Ubi manis yang kaya akan vitamin A dan C bisa menjadi finger food yang lezat dan menyehatkan untuk balita. Anda bisa merebus atau mengukus ubi manis ini terlebih dahulu, memotongnya seukuran jari lalu memberikannya ke balita Anda. Anda bisa juga menambahkan mentega bila suka.
  • Telur rebus
    Telur kaya akan protein, zat besi, kolin, B12, riboflavin, dan nutrisi lainnya yang baik untuk balita. Anda bisa merebus telur dan langsung memberikannya kepada balita Anda agar tumbuh kembangnya bisa berjalan dengan baik.
  • Buah dan sayuran lunak
    Berbagai jenis buah dan sayuran lunak seperti buah blewah, pepaya, mangga, kiwi, brokoli, kembang kol, wortel, bayam, dan stroberi baik untuk balita. Anda bisa mengukus sayuran hijau terlebih dahulu sebelum diberikan ke balita Anda. Buah dan sayuran yang kaya akan vitamin A dan C sangat baik untuk balita.
  • Buah apel parut
    Buah apel yang kaya serat mungkin akan susah untuk dikunyah balita. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mengupas buah apel lalu memarutnya agar bisa dicerna lebih baik. Selain kaya serat, buah apel ini juga bisa menjaga sistem kekebalan tubuh anak.
  • Keju parut
    Keju mengandung protein dan kalsium yang baik untuk tumbuh kembang anak. Selain itu keju juga mengandung lemak yang sangat dibutuhkan oleh anak di dua tahun pertamanya.
  • Daging lembut
    Seperti yang dilansir oleh raisehealthyeaters.com, American Academy of Pediatrics baru-baru ini merilis laporan yang mengungkapkan bahwa 15 persen anak-anak di bawah usia tiga tahun tidak mendapatkan cukup zat besi yang penting untuk tahun-tahun awal tumbuh kembangnya. Sementara itu kandungan zat besi di daging juga bisa membantu mencukupi kebutuhan zat besi balita. Hanya saja pastikan Anda memberikan daging yang lembut dengan terlebih dahulu dimasak menggunakan slow cooker misalnya. Daging yang keras berbahaya untuk balita karena bisa membuat mereka tersedak.
  • Buncis
    Pastikan buncis sudah dimasak terlebih dahulu hingga benar-benar empuk. Buncis yang kaya akan protein, vitamin B, zat besi, dan serat ini bisa menjadi makanan pengganti yang pas untuk balita.
Baca Juga:  Faktor Pemicu Ketidakstabilan Gula Darah

Memperkenalkan makanan sehat kepada anak-anak sejak dini sangatlah penting, tapi Anda juga perlu berhati-hati akan kemungkinan anak Anda tersedak ketika mengonsumsi finger foods. Jadi selalu awasi dan dampingi anak Anda ketika mengonsumsi makanan ini.