60 Tahun Mendonorkan Darah, Pria Ini Menolong Lebih dari 2 Juta Bayi

doktersehat_james_harrison
Photo by KATE GERAGHTY/ NBC News

DokterSehat.Com– James Harrison telah mendonorkan darahnya selama 60 tahun terakhir. Berbeda dengan pendonor pada umumnya, darah milik James memiliki antibodi spesial yang bisa menjadi obat penyelamat nyawa bernama Anti-D. Antibodi inilah yang kemudian diberikan pada ibu hamil demi menurunkan risiko kematian pada bayi yang belum dilahirkan.

Dilansir dari CBS News, Palang Merah Australia menganugerahkan gelar “Pria dengan tangan emas” bagi James karena kemauannya mendonorkan darah lebih dari 1.100 kali seumur hidupnya. Namun, pada hari Jumat, 11 Mei 2018 lalu, James secara resmi ‘pensiun’ dan melakukan aksi donor darah untuk terakhir kalinya.

Bukannya tak mau lagi melakukan aksi mulia ini, usia James sudah mencapai batas maksimum untuk mendonorkan darah di Australia. Meskipun rekor mendonorkan darahnya terlihat sangat luar biasa, James justru berharap ada yang memecahkan rekor ini agar ada semakin banyak orang yang bisa tertolong.

Saat masih 14 tahun, James menjalani prosedur operasi besar dan membutuhkan transfusi darah demi menyelamatkan nyawanya. Hal inilah yang kemudian mendorongnya melakukan aksi donor darah demi bisa menolong nyawa orang lain sejak usia 18 tahun. Yang lucu adalah, James sebenarnya takut dengan jarum.

Satu dekade kemudian, dokter menemukan ada yang unik dalam darah James, yakni adanya antibodi khusus yang bisa dibuat sebagai Anti-D immunoglobin, suntikan yang bisa melawan penyakit rhesus, masalah kesehatan yang bisa membuat bayi meninggal di dalam kandungan.

Mendengar fakta bahwa darahnya bisa sangat berguna bagi banyak orang, James pun semakin bersemangat melakukan aksi donor darah. Hal ini membuatnya mendapatkan gelar Medal of the Order of Australia pada 1999 silam.

Pihak Palang Merah Australia memuji James sebagai pria yang mampu mewariskan kebaikan bagi banyak orang di seluruh dunia.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik