6 Manfaat Super Makan Ikan Lele bagi Kehamilan

DokterSehat.Com– Manfaat kesehatan mengonsumsi ikan lele mungkin masih dipertanyakan dalam pikiran Anda. Apakah manfaat ikan lele sangat bagus untuk kesehatandan kehamilan? Apa nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari mengkonsumsi ikan lele?

Lele adalah ikan air tawar yang bisa Anda temukan di pasar. Karena ada beberapa manfaat kesehatan ikan lele terutama untuk pertumbuhan janin pada ibu hamil dan balita. Selain itu, harganya sangat terjangkau.

Kandungan ikan lele

Ada 240 kkal dalam 100 gram lele. Rinciannya: 56% lemak, 15% karbohidrat dan 30% protein. Ini mengandung nutrisi dalam 100 gram lele

  • Chalorie: 240 kkal
  • Lemak: 14,53 gr
  • Kolesterol: 69 mg
  • Protein: 17,57 gr
  • Karbohidrat: 8,54 gr
  • Sodium: 398 mg
  • potasium: 326 mg

Manfaat super mengonsumsi ikan lele

Ini adalah beberapa manfaat kesehatan ikan lele untuk kesehatan ibu dan janin yang bisa kita dapatkan darinya.

1. Lele sebagai sumber protein

Ikan lele adalah ikan air tawar yang dapat menjadi sumber protein tinggi. Proteinnya sekitar 20 persen. Fungsi protein dalam ikan lele tidak hanya meningkatkan protein yang Anda makan tetapi juga dapat menjadi pelengkap protein yang baik dalam menu Anda. Protein dalam lele, ada asam amino esensial lisin, metionin, dan leusin. Ikan lele memiliki protein yang lebih tinggi daripada protein dalam susu dan daging.

Hampir 80 persen ikan air tawar mengandung protein dengan lisin dan metionin yang tinggi. Leusin digunakan untuk membantu pertumbuhan anak, membangun dan menghancurkan otot-otot. Lysine digunakan untuk membantu pertumbuhan dan pengobatan herpes. Lisin diperlukan untuk menjadi kerangka bagi niacin juga.

2. Mengandung banyak fosfor

Fosfor dalam lele mencapai 168 mg/100 gram. Terbukti bahwa fosfor dalam ikan lele lebih tinggi dari fosfor dalam telur. Telur hanya mengandung 100 mg. Fosfor digunakan untuk memberi penguatan, energi dalam lemak, mengekstrak metabolisme, menjadi pendukung kesehatan gusi dan gigi, membantu sintesis DNA dan penyerapan kalsium.

Ibu hamil membutuhkan banyak fosfor, karena bermanfaat untuk pertumbuhan tulang janin. Jika fosfor pada ibu hamil lebih sedikit, janin akan mengambil fosfor dari ibu. Hal ini bisa menyebabkan osteoporosis. Anda juga dapat membaca gejala osteoporosis dan bagaimana mencegah osteoporosis.

3. Kesehatan kardiovaskular

Perbandingan potasium dan natrium dalam lele mencapai 24,5:1, sangat tinggi. Jadi, ikan lele sangat baik untuk kesehatan kardio dan arteri Anda. Istilah makanan mengatakan makanan terbaik untuk kesehatan jantung, perbandingan kalium dan natrium lebih dari 5:1. Potasium memiliki fungsi seperti:

  • Membantu mengontrol tekanan darah
  • Sebagai pembersih CO2 (Karbon dioksida) dalam darah
  • Sebagai pemicu ganglion dan fungsi otot
  • Jika dalm tingkat tinggi, dapat meluncurkan konsinyasi oksigen ke otak
  • Luncurkan keseimbangan kadar mineral dalam tubuh Anda

4. Rendah lemak

Lemak pada ikan lele adalah lemak sederhana. Ini adalah trigliserida netral. Banyak lemak rendah dapat ditemukan di perut, terutama di bagian bawah tubuh ikan dan hati ikan. Selain itu, ada lemak yang kompleks juga. Karena rendah lemak, kolesterol akan terdorong secara tidak langsung.

5. Banyak omega 3

Omega 3 berguna untuk membantu pertumbuhan janin otak pada ibu hamil. Ini juga penting untuk pertumbuhan penglihatan mata dan saraf bayi.

6. Sebagai sumber protein singkat

Protein pendek pada ikan lele membuat dagingnya lebih mudah untuk diproses oleh tubuh Anda. Ikan lele sangat aman untuk sistem pencernaan. Jadi jika Anda ingin mengkonsumsi daging yang mudah diserap, ikan lele dapat menjadi pilihan pertama Anda.

Manfaat kesehatan ikan lele sangat terkenal untuk ibu hamil. Sumber tinggi omega 3 dan protein dalam ikan lele adalah gudang nutrisi di mana ibu hamil dan janinnya dibutuhkan. Selain itu, lele sangat baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti jantung dan juga dapat merawat arteri dengan baik.

Peringatan mengonsumsi ikan lele

  • Daging ikan lele mengandung merkuri. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi ikan lele, Anda akan mendapatkan efek merkuri. Tentu saja, itu bisa mengancam kesehatan Anda.
  • Selain merkuri, di dalam lele juga terdapat bakteri. Dalam hal ini, ikan lele hidup di air kotor di mana ia terkontaminasi oleh bakteri. Beberapa efek dari mengonsumsi ikan lele adalah sakit perut dan diare. Jadi, Anda tidak boleh terlalu banyak makan ikan lele. Konsumsilah secukupnya.
  • Seseorang yang mengonsumsi ikan lele bisa terkena hipertiroid. Banyak peternak lele yang menggunakan karkas atau kotoran hewan sebagai makanan lele. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi ikan lele, maka cairan di dalam tiroid akan meningkat. Karena itu, makanlah ikan patin secukupnya.
  • Risiko penyakit jantung. Budidaya yang buruk, cara pengolahan atau memasak ikan lele dengan minyak trans dapat mengganggu kesehatan. Kesehatan yang buruk akan memengaruhi arteri jantung dan dapat menyebabkan penyakit jantung seperti gagal jantung, jantung koroner dan gejala jantung yang berbahaya.

Selain rutin mengkonsumsi lele dan teratur, ada beberapa solusi untuk menghindari efek buruk dari ikan lele:

  • Belilah lele segar yang masih hidup dan disimpan dalam air bersih.
  • Anda harus memasak ikan lele dengan minyak yang bagus.
  • Konsumsi lele dengan makanan lain yang juga memiliki nutrisi, seperti telur dan tempe.
  • Jangan makan daging ikan lele yang langka.

Ikan lele juga baik untuk kesehatan jantung Anda karena merupakan sumber protein yang rendah lemak. Tidak jarang, banyak juru masak menunjukkan banyak cara untuk mengolah ikan lele. Jadi, ikan lele memiliki nilai ekonomi yang bagus. Selain itu, bisa juga variasi menu. Spesies ikan lele yang dijual di pasar adalah spesies Clarias Batrachus L, karena mengandung banyak daging.

Ayok gemari ikan, sesuai anjuran Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mengajak masyarakat Indonesia untuk rajin makan ikan.