5 Tanda Anda Ketagihan Makanan

DokterSehat.Com – Cokelat dan es krim adalah dua dari sekian banyak makanan yang kita cap ‘nagih’ atau membuat ketagihan. Beberapa orang bahkan mengklaim tidak dapat hidup sehari pun tanpa cokelat. Bahkan ada yang merasa hidupnya tidak lagi bahagia karena belum mengkonsumsi sebatang cokelat dalam sehari. Apakah ketagihan ini adalah hal yang baik?

doktersehat-makanan-manis-makan-berlebihan

Saat Anda merasa ketagihan oleh suatu makanan tertentu, Anda cenderung tidak peduli akan masalah kesehatan yang mungkin ditimbulkannya di kemudian hari, seperti diabetes dan penyakit jantung. Ketagihan juga dapat memicu toleransi, artinya sebatang cokelat tak lagi cukup untuk mengatasi rasa ketagihan Anda. Makin hari, makin banyak porsi cokelat yang Anda konsumsi per hari.

Ketagihan makanan atau food addiction berbeda dengan binge eating disorder. Menurut Erica M. Schulte dari University of Michigan, penderita binge mengkonsumsi makanan secara kompulsif untuk memuaskan perasaannya, sedangkan ketagihan berkaitan dengan hal senyawa dalam suatu makanan. Akibatnya, orang yang mengkonsumsi makanan tersebut merasa ketagihan. Walaupun belum diakui sebagai suatu gangguan mental, namun ketagihan makanan telah menyebabkan masalah kesehatan yang ada di masyarakat.

Bila Anda merasa ketagihan dengan makanan tertentu, mungkin tes berikut dapat menunjukkan apakah Anda benar ketagihan atau hanya mengemari makanan tersebut. Yang perlu Anda lakukan adalah membaca pertanyaan dengan baik dan menjawab ya atau tidak.

  1. Apakah kehidupan sosial Anda terganggu?

Ketagihan makanan dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Orang-orang di sekitar Anda mungkin mengkritik perilaku makan Anda dan Anda merasa kesal sehingga memutuskan hubungan dengan mereka. Ketagihan dapat menyebabkan makan yang berlebihan dan makan berlebihan dapat menyebabkan rasa kantuk dan malas. Aktivitas Anda mungkin terganggu akibat makan terlalu banyak.

  1. Apakah Anda merasa bersalah?
Baca Juga:  Kebiasaan Buruk Membuat Diet Gagal

Ketika orang makan secara berlebihan, ia mungkin merasa bersalah sesudahnya dan berusaha berhenti untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Orang dengan ketagihan makanan akan merasa bersalah yang luar biasa, namun tidak bisa berhenti walaupun telah menyadari risiko kesehatan apabila ia terus memiliki perilaku makan seperti itu.

  1. Apakah Anda makan terlalu banyak makanan olahan?

Sebagian besar makanan yang menyebabkan ketagihan adalah makanan olahan atau junk food yang mengandung banyak lemak dan gula. Karbohidrat dalam makanan olahan lebih cepat dicerna dan diserap ke dalam aliran darah. Sebaliknya, makanan mentah seperti selada hanya mengandung sedikit lemak dan gula. Itulah sebabnya sulit untuk menemukan orang yang ketagihan makan selada.

  1. Apakah Anda sering jajan di luar?

Begitu banyak makanan di rumah, namun orang dengan ketagihan makanan akan pergi untuk membeli snack di luar. Ia mungkin mengklaim sedang ingin sekali makan makanan tersebut. Menurut Yale Food Addiction Scale, pergi ke luar untuk membeli makanan tertentu merupakan suatu tanda ketagihan.

  1. Apakah Anda mengidap penyakit tertentu?

Diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lain mungkin berkaitan dengan kebiasaan makan yang kurang baik dan berat badan yang berlebih. Apabila Anda mengidap penyakit tersebut dan masih tidak bisa berhenti makan, mungkin ada mengalami ketagihan makanan. Anda perlu bantuan dokter, ahli gizi, dan terapis untuk mengembalikan Anda pada kebiasaan makan yang baik dan mulai mengkonsumsi makanan yang sehat.

Bagaimana hasil tes Anda? Bila Anda menjawab “ya” sedikitnya pada salah satu pertanyaan di atas, mungkin Anda perlu berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi.

Source: Women’s Health