5 Penyakit Mata Yang Sering Terjadi

Dokter Sehat – Kebutaan merupakan kondisi yang sangat merugikan, baik untuk individu, maupun keluarganya. Orang dengan kebutaan membutuhkan pendampingan yang bersifat terus menerus untuk menjalankan aktivitas, sehingga akan menurunkan produktivitas dirinya sekaligus pendampingnya atau keluarga.



Berikut ini penyakit mata yang sering terjadi :

1. Kelainan refraksi
Kelainan refraksi dibagi menjadi empat yaitu presbiopi atau menurunnya kemampuan akomodasi lensa, miopi atau rabun jauh, hipermetropi atau rabun dekat, dan astigmatisme atau yang dikenal dengan istilah silindris. Biasanya untuk menangani kelainan refraksi, digunakan kaca mata, lensa kontak, atau lasik. Penanganan perlu segera dilakukan untuk mencegah penyakit semakin parah.

2. Konjungtivitis
Konjungtivitis adalah penyakit mata yang disebabkan karena adanya peradangan pada selaput mata, gejala yang timbul berupa mata merah, gatal, dan berair. Penyebab penyakit mata ini antara lain iritasi karena polusi, alergi, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur.

3. Pterigium
Pterigium adalah penyakit mata yang disebabkan karena adanya pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening di bagian putih mata, hal ini disebabkan karena radiasi sinar ultraviolet, paparan matahari serta iritasi kronis yang berasal dari asap, debu, angin, atau benda-benda asing. Pterigium ringan dapat diatasi dengan penggunaan obat tetes atas petunjuk dokter, sementara jika sudah menimbulkan gejala yang berat seperti penglihatan menjadi buram, maka perlu dilakukan operasi pengangkatan.

4. Katarak
Katarak adalah penyakit mata yang disebabkan oleh lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang, katarak umumnya disebabkan karena proses penuaan. Tetapi, beberapa faktor seperti paparan sinar ultraviolet, penggunaan obat-obatan seperti steroid dan diabetes juga dapat meningkatkan risiko katarak. katarak merupakan penyakit mata penyebab kebutaan pertama di Indonesia, untuk mengatasinya, perlu dilakukan operasi mata guna mengangkat lensa berkabut yang sudah tua dan menggantinya dengan implantasi lensa plastik baru.

Baca Juga:  Cegah Stroke dengan Jantung Pisang

5. Glaukoma
Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan di bola mata, pada awalnya penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun penglihatan perlahan menurun dan luas pandang menjadi semakin menyempit. Glaukoma ringan bisa diatasi dengan penggunaan obat tetes dengan petunjuk dokter, sedangkan glaukoma berat memerlukan tindakan operasi. Penyakit mata ini merupakan penyebab kebutaan kedua di Indonesia.