5 Bahaya Ketika Melakukan Aborsi

DokterSehat.Com – Mendapatkan kehamilan yang tidak terduga memang kerap menimbulkan beban mental tersendiri. Akibatnya banyak praktik aborsi yang dilakukan meski itu terbilang ilegal. Apa saja bahaya dari aborsi?

6

Aborsi bukanlah suatu prosedur medis yang sederhana. Jika dilakukan secara sembarangan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Bahkan bagi beberapa perempuan hal ini dapat mempengaruhi fisik, emosional dan spiritualnya. Namun tidak semua orang tahu tentang risiko yang bisa dialami jika melakukan aborsi.

Berikut ada beberapa efek samping yang bisa dialami oleh si wanita ketika melakukan aborsi :

  • Meninggalkan resiko lahir prematur
    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang pernah melakukan aborsi akan memiliki risiko melahirkan secara prematur di kehamilan selanjutnya. Melakukan aborsi bisa merusak organ reproduksi wanita, meningkatnya trauma, dan merusak leher rahim yang mengarah pada kelahiran prematur.
  • Kematian
    Melakukan aborsi bisa menyebabkan infeksi tubuh secara total yang kemungkinan terburuknya menyebabkan kematian.
  • Kerusakan leher rahim
    Kerusakan leher rahim bisa terjadi akibat leher rahim yang terpotong, robek, atau rusak akibat alat-alat aborsi yang digunakan.
  • Infeksi
    Infeksi bisa disebabkan oleh alat medis yang tidak steril yang dimasukkan ke dalam rahim atau bisa juga disebabkan ada bagian janin yang tersisa di dalam rahim atau bisa dikatakan aborsi tidak sempurna.
  • Pendarahan hebat
    Jika leher rahim robek atau terbuka lebar, maka akan menimbulkan pendarahan yang bisa membahayakan keselamatan si wanita. Untuk menghentikan pendarahan tersebut, terkadang dibutuhkan pembedahan.