4 Jenis Kanker Tiroid

DokterSehat.com – Kanker tiroid merupakan suatu keganasan pada tiroid. Jenis kanker ini jarang mengakibatkan pembesaran kelenjar, namun kerap menimbulkan pertumbuhan kecil (nodul) dalam kelenjar.



Sebagian besar nodul tiroid bersifat jinak dan biasanya kanker tiroid bisa disembuhkan. Kankr tiroid kerap membatasi kemampuan menyerap yodium dan membatasi kemampuan menghasilkan hormon tiroid, namun kadang kanker bisa memproduksi banyak hormon tiroid hingga menyebabkan hipertiroidisme.

Nodul tiroid akan berubah ganas bila:

  • Hanya ada satu
  • Tumbuhnya cepat
  • Nodulnya keras
  • Nodul padat dan isinya bukan cairan (kistik)’
  • Skening tiroid menunjukkan bahwa nodul tidak berfungsi

Ada 4 jenis kanker pada tiroid, yaitu:

KANKER PAPILER
Jenis kanker ini lebih sering dialami wanita dan orang muda. Kanker akan lebih cepat tumbuh dan menyebar pada usia lanjut. Selain itu, orang yang pernah menjalani terapi penyinaran di leher juga berisiko tinggi mengalami kanker papiler.

Kanker ini bisa diatasi dengan tindakan pembedahan yang melibatkan pengangkatan kelenjar getah bening di sekitarnya. Tindakan pembedahan hampir selalu berhasil menyembuhkan kanker ini. Hampir semua penderita kanker papiler bisa disembuhkan.

KANKER FOLIKULER
Sebanyak 15 persen kanker tiroid merupakan kanker folikuler. Kanker ini lebih sering dialami wanita. Kanker ini bisa menyebar malalui aliran darah, kemudian sel-sel kanker menyebar ke berbagai organ tubuh. Tindakan pengobatan untuk kanker ini adalah pengangkatan kelenjar tiroid dan pemberian yodium radioaktif untuk menghancurkan jaringan maupun sel kanker yang tersisa.

KANKER ANAPLASTIK
Kanker anaplastik bisa tumbuh sangat cepat dan bisa mengakibatkan benjolan yang besar di leher. Sebagian besar penderita kanker ini akan meninggal dalam waktu 1 tahun. Pemberian obat anti kanker dan terapi penyinaran sebelum dan setelah pembedahan memberikan hasil yang cukup memuaskan.

Baca Juga:  Tips Mencegah Infeksi Vagina

KANKER MEDULER
Pada kanker meduler, kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar kalsitonin (hormon yang dihasilkan oleh sel-sel tiroid tertentu). Karena itu, kanker ini menunjukkan gejala yang tidak biasa.

Sel kanker bisa menyebar melalui sistem getah bening ke kelenjar getah bening dan melalui darah ke paru-paru, hati, dan tulang. Pada sindroma neoplasia endokrin multipel, kanker meduler bisa terjadi bersamaan dengan kanker endokrin lainnya.

Kanker ini bisa diturunkan dari anggota keluarga yang menderita kanker moduler. Bila Anda memiliki keluarga dengan riwayat kanker tiroid dan gondok menahun sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Perhatikan pula apakah ada pembesaran kelenjar tiroid atau pembengkakan di leher. Selain itu, gejala lainnya adalah perubahan suara menjadi serak, batuk berdarah, sembelit, atau diare.