4 Alasan Kenapa Anda Perlu Hindari Gula Saat Hamil

doktersehat-makanan-manis-gula

DokterSehat.Com– Bagi ibu yang gemar makanan manis tampaknya harus sedikit bersabar saat hamil. Pasalnya, mengonsumsi gula terlalu banyak saat hamil dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin.

Bahaya konsumsi gula berlebih saat hamil

Dilansir dari laman today parents, berikut ini beberapa bahaya jika ibu hamil terlalu banyak mengonsumsi gula:

1. Gula memicu diabetes pada anak
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 1.078 ibu dan anak-anaknya, ditemukan bahwa ibu yang minum minuman manis selama hamil cenderung memiliki anak yang mengalami obesitas di usia 7 tahun. Anak-anak tersebut memiliki selera yang sama dengan ibunya yaitu sama-sams menyukai makanan manis.

2. Gula memicu alergi pada anak
Sebuah penelitian lain di tahun 2017 yang dilakukan di Queen Mary University of London menemukan bahwa gula yang dikonsumsi oleh ibu dapat memicu asma dan alergi pada anak-anak.

Penelitian ini dilakukan pada 9.000 ibu dan anak-anak yang berusia 7 tahun untuk kemudian diuji tes alergi dan asma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih dapat memicu alergi dan asma pada anak-anak.

3. Kelebihan fruktosa dapat menyebabkan gangguan plasenta dan pertumbuhan janin

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Washington University’s School of Medicine menyebutkan bahwa pola makan tinggi fruktosa selama kehamilan dapat meningkatkan asam urat dan kolesterol, serta membuat janin menjadi lebih kecil dan plasenta lebih besar. Kedua hal tersebut dapat memengaruhi masalah metabolisme bayi di masa depan.

4. Bahaya yang sama dari karbohidrat olahan
Jangan merasa aman dulu jika Anda tidak menyukai makanan manis namun tetap rajin minum mengonsumsi roti putih dan pasta. Dalam sebuah studi di tahun 2017 yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi produk karbohidrat olahan cenderung mengalami obesitas pada usia 7 tahun.

Yuk, lebih cermat lagi dalam memilih asupan gula saat hamil!