3 Metode Penurunan Berat Badan dengan Diet Sehat

DokterSehat.Com – Ada banyak rencana diet penurunan berat badan yang mengklaim keberhasilan penurunan berat badan kilat, namun sesungguhnya tidak memberi nutrisi seimbang dan tidak sehat. Rencana penurunan berat badan yang sehat mungkin butuh waktu lebih lama sampai terlihat hasil penurunan berat badan yang nyata, namun dapat menjadi solusi yang lebih efektif dan tahan lama.

doktersehat-wanita-susah-kurus-diet

Diet dan olahraga
Diet yang mengkombinasikan makan secara sehat dengan olahraga merupakan pilihan diet penurunan berat badan yang sehat. Mengkonsumsi pola makan yang direkomendasikan oleh United States Department of Agriculture sesuai piramida makanan dan mengkombinasikannya dengan melakukan olahraga pada tingkatan yang tepat merupakan cara sehat untuk menurunkan berat badan. Panduan pola makan yang direkomendasikan oleh Health.gov merekomendasikan pola penurunan berat badan yang sehat dan perlahan namun pasti dengan mengurangi konsumsi asupan kalori dan peningkatan aktivitas fisik.

Rekomendasi asupan kalori yang terdiri dari 20 persen sampai 35 persen protein, 45 persen sampai 65 persen karbohidrat dan 10 persen sampai 35 persen lemak dapat membantu penurunan berat badan secara sehat. Konsumsilah karbohidrat kompleks dari sayuran, kentang, dan produk gandum serta mengkonsumsi protein dari sumber seperti daging rendah lemak, kacang-kacangan, dan polong-polongan. Hindari lemak jenuh dengan membatasi keju dan daging tinggi lemak. Sebagai tambahan, bacalah label makanan untuk mengetahui kandungan lemaknya.

Hindari makanan olahan untuk membatasi asupan lemak jenuh. Panduan aktivitas fisik yang disarankan adalah menlakukan 30 sampai 60 menit aktivitas sedang seperti berjalan sejauh 1.5 sampai 3 mil setiap harinya dengan kecepatan 3 sampai 4 mph setidaknya tiga hari seminggu.

Diet rendah lemak
Diet rendah lemak menerapkan prinsip pembatasan asupan lemak, terutama lemak jenuh, menjadi 20 sampai 30 persen atau lebih rendah dari asupan kalori total dan mengkonsumsi sebagian besar makanan Anda dalam bentuk karbohidrat. Karena lemak mengandung 9 kalori per gram dan karbohidrat hanya mengandung 4 kalori per gram, membatasi lemak dan berfokus pada konsumsi karbohidrat akan membatasi asupan kalori secasra otomotis.

Baca Juga:  4 Kacang Yang Baik Untuk Kesehatan

Membatasi lemak sampai kurang dari 20 persen sampai 30 persen terlalu berat bagi sebagian besar orang agar dapat menjalankan diet yang sukses. Ide di belakang diet rendah lemak adalah bahwa Anda dapat kenyang lewat karbohidrat yang dapat dibakar lebih cepat dari lemak dan protein, sehingga tubuh Anda berikutnya akan membakar cadangan lemak tubuh sebagai sumber energi. Makanan yang dapat dimakan pada diet renda lemak terdiri dari sayuran dan buah segar atau yang telah dimasak, gandum, pasta, kentang, susu tanpa lemak, dan oatmeal.

Kebanyakan kalori lemak Anda harus berasal dari lemak tidak jenuh seperti biji bungan matahari, kacang, dan minyak safflower. Diet rendah lemak biasanya bekerja dengan baik apabila dikombinasikan dengan aktivitas fisik seperti bersepeda, berlari, jogging, menari, dan melakukan kickboxing untuk meningkatkan laju penurunan berat lemak tubuh.

Penurunan kalori
Batasi asupan kalori sampai batas yang direkomendasikan, yaitu 2000 sampai 2500 dan 3000 sampai 3500 bagi wanita dan pria aktif (secara berurutan) berusia 30. Setelah melewati usia 30, turunkan asupan kalori sebesar 100 kalori setiap dekadenya. Apabila Anda memiliki aktivitas sedang, maka asupan kalori Anda haruslah berada di rentang rekomendasi kalori tersebut.

The Centers for Disesase Control (CDC) merekomendasikan untuk mengurangi 500 sampai 1000 kalori per hari untuk membakar lemak Anda sebesar satu pon atau lebih setiap minggunya (1 pon lemak memiliki 3500 kalori). Mengurangi kalori dapat dilakukan dengan mengurangi asupan kalori dari makanan manis atau minuman tinggi kalori. Kurangi konsumsi makanan atau minuman tinggi kalori setiap harinya. Dengan mengurangi asupan kalori secara perlahan, Anda akan dapat dengan berhasil menjalankan diet penurunan berat badan.

Tingkatkan pula aktivitas fisik Anda, dengan menjalankan 30 sampai 60 menit aktivitas fisik dengan tingkatan sedang berupa olahraga aerobik dan fitness tiga kali atau lebih setiap minggunya. Contoh aktivitas fisik yang dapat membakar kalori adalah berenang, jalan cepat, bersepeda statis, dan angkat berat.