Seputar Chlamydia, Pencegahan dan Pengobatannya

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati

DokterSehat – Chlamydia adalah penyakit kelamin yang banyak terjadi disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Biasanya tidak terdapat gejala apa-apa, walaupun begitu tetap ada gejala-gejala ringan, seperti nanah atau keputihan pada penis maupun vagina dan adanya rasa sakit setiap kali buang air kecil. Ini merupakan infeksi yang terjadi pada uretra (laki-laki) dan serviks (mulut rahim) pada perempuan. Sebagai informasi, chlamydia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang paling umum dijumpai dan dikenal sebagai penyebab utama penyakit peradangan pada pelvis (panggul), sehingga menyebabkan infertilitas (kemandulan) pada perempuan. Bahaya kan? Jenis tertentu dari bakteri ini hanya menginfeksi serviks dan uretra, sementara jenis lainnnya dapat menyebabkan penyakit mata.

Gejala-gejala

Gejala dapat timbul dalam waktu kira-kira 3 minggu, namun gejalanya mungkin sangat ringan dan kadang luput dari perhatian. Laki-laki yang merasakan gejala saat terinfeksi penyakit ini akan mengeluarkan cairan seperti susu dari saluran kencingnya disertai rasa sakit saat buang air kecil. Sedangkan perempuan yang terinfeksi chlamydia mungkin juga akan mengalami rasa tidak nyaman saat berkemih, sebagai pertanda nyata penyakit ini mulai berkembang. Sayangnya, perempuan kadang tak menyadari terkena penyakit berbahaya ini karena dapat muncul tanpa gejala nyata. Dalam kasus ini, penularan berulang dapat terus terjadi. Chlamydia juga akan meningkatkan keluarnya kotoran dari vagina, bahkan muncul darah segar di antara siklus haid. Pendarahan yang terjadi ini bisa menjadi indikasi bahwa infeksi sudah menyebar ke uterus (rahim).

Infeksi chlamydia yang terjadi di anus dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada penderita dan sebagai imbasnya anus mengeluarkan kotoran yang abnormal. Jika tak terdeteksi dan tak diobati hal ini menyebabkan komplikasi serius pada penderita. Infeksi chlamydia yang berkelanjutan bisa menginfeksic appendix (usus halus), jantung dan hati. Risiko lainnya pada laki-laki adalah chlamydia dapat menginfeksi epididymis, yang berpotensi menyebabkan kemandulan.

Media Penularan

Bakteri Chlamydia trachomatis merupakan penyebab chlamydia. Bakteri ini hanya dapat bertahan di sel-sel hidup, yang kemudian akan dibunuhnya. Pertukaran cairan tubuh (sperma misalnya) berpotensi menjadi sarana penyebaran penyakit ini.

Pengobatan

Dapat disembuhkan dengan penggunaan antibiotik tetrasiklin, yang diresepkan dokter untuk dipakai dalam 7 hari dan pengobatan terhadap kedua pasangan.

Pencegahan

Khusus perempuan hamil yang terinfeksi chlamydia dapat diobati dengan erythromycin. Saat terinfeksi penyakit ini sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual, atau gunakan kondom untuk mencegah penularan berulang.

Dokter Sehat

VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0 (from 0 votes)



Artikel Sejenis

28 Comments »

« Previous123Next »
  1. avatar
    dr Ronald Iskandar Says:
    January 5th, 2010 at 8:24 am
    comment-top

    @ari – supertetra/tetrasiklin dapat dipakai 3-4x500mg selama 3 minggu..thx

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    kalau dibagian kewanitaan tumbuh gembung dan sakit……
    pa itu penyakit atau cm gembung biasa aja dok?
    g da pengaruh dgn yg lain’a kn?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  3. avatar
    dr Ronald Iskandar Says:
    February 11th, 2010 at 8:02 am
    comment-top

    @ririn – yang anda maksud gembung apakah bulatan2 kecil yang seperti berisi air, jika iya, maka anda menderita herpes genitalis, sebaiknya anda memeriksakan ke dokter terdekat..

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    g berair dok cm gembung sj dan udh mulai kmpis
    gmn tu dok?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  5. avatar
    dr. Ronald Iskandar Says:
    February 12th, 2010 at 7:40 pm
    comment-top

    @ririn – bisa jadi itu merupakan peradangan biasa,jika sudah mengempis anda tidak perlu kawatir..thx

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    klo setiap kali kencing ngeluarin cairan seperti sperma gmn dok?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

    comment-bottom
  7. avatar comment-top

    kalo bintik merah yang disekitar kemaluan itu apa bisa membesar terus mecah gitu dok??
    obat apa sih yang bener” cocok buat penyakit clamydia ini????

    pliiiiis kasih saran dokkk ,,,,,siska

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  8. avatar comment-top

    kalo clamydia itu disekitar kemaluan kan berbintik merah,,
    bintik merah itu bisa membesar gak????
    membahayakan gak si bintik merah itu???
    obat yang paling tepat apa ya dok???plis kasih tau akuu …….

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
« Previous123Next »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL




Leave a comment

Connect with Facebook

Improve the web with Nofollow Reciprocity.