Semua info tentang HPV

Semua info tentang HPV

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati

Apakah HPV Itu?

Ada lebih dari seratus virus yang dikenal sebagai virus papiloma manusia (human papilloma virus/HPV). Virus tersebut lazim terjadi. Satu penelitian ditemukan HPV pada 77 persen perempuan HIV-positif. HPV menular dengan mudah melalui hubungan seks. Dipikirkan 75 persen orang yang aktif secara seksual yang berusia 15-49 tahun di AS mengalami sedikitnya satu jenis infeksi HPV.

Berbagai jenis HPV menyebabkan kutil umum pada tangan atau kaki. Infeksi pada tangan dan kaki biasanya tidak menular melalui hubungan seks. Beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kutil kelamin pada penis, vagina dan dubur. Odha dapat mengalami luka yang lebih buruk di dubur dan daerah rahim. HPV juga dapat mengakibatkan masalah pada mulut atau pada lidah dan bibir. Jenis HPV lain dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak normal yang disebut displasia. Displasia dapat berkembang menjadi kanker dubur pada laki-laki dan perempuan, dan kanker leher rahim (cervical cancer), atau kanker penis.

Displasia di sekitar dubur disebut neoplasia intraepitelial anal (anal intraepithelial neoplasia/AIN). Epitel adalah lapisan sel yang meliputi organ atau menutupi permukaan tubuh yang terbuka. Neoplasia berarti perkembangan baru sel yang tidak normal. AIN adalah perkembangan sel baru yang tidak normal pada lapisan dubur.

Displasia pada daerah leher rahim disebut neoplasia intraepitelial serviks (cervical intraepithelial neoplasia/CIN). Tampaknya AIN dan CIN lebih umum pada Odha dibanding orang HIV-negatif.

Bagaimana HPV Ditemukan?

Untuk menemukan HPV, dokter mencari displasia atau kutil kelamin.

Displasia dapat dideteksi dengan tes Pap (Pap smear). Tes ini biasanya dipakai untuk memeriksakan leher rahim perempuan. Tes ini juga dapat dipakai untuk memeriksa dubur laki-laki dan perempuan. Kain penyeka diraba-raba pada daerah yang ingin diperiksa, untuk memungut beberapa sel. Sel ini dilumuri pada kaca dan diperiksa dengan mikroskop.

Tes refleks dipakai untuk menindaklanjuti hasil tes Pap yang tidak jelas. Tes ini dapat menunjukkan orang yang membutuhkan pemeriksaan lebih teliti atau pengobatan. Tes refleks menentukan jenis HPV yang ada dan apakah pengobatan agresif dibutuhkan.

Beberapa peneliti menganggap bahwa tes Pap pada dubur dan leher rahim sebaiknya dilakukan setiap tahun untuk orang yang berisiko lebih tinggi:

* Orang yang menerima seks anal (penis masuk pada duburnya)
* Perempuan yang pernah mengalami CIN
* Siapa pun dengan kadar CD4 di bawah 500

Namun peneliti lain menganggap pemeriksaan fisik dengan teliti dapat menemukan semua kasus kanker dubur yang ditemukan melalui tes Pap pada dubur.

Kutil kelamin dapat muncul antara beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah seorang terinfeksi HPV. Kutil dapat kelihatan seperti benjolan kecil. Kadang kala, kutil ini dapat menjadi lebih penuh dengan daging dan kelihatan seperti kol kembang. Semakin lama, kutil dapat menjadi semakin besar.

Umumnya, dokter dapat menentukan apakah kita mempunyai kutil kelamin dengan melihatnya. Kadang kala alat yang disebut anoskop dipakai untuk memeriksa daerah dubur. Jika perlu, contoh kutil dipotong dan diperiksa dengan mikroskop. Ini disebut biopsi.

HPV yang menyebabkan kutil kelamin tidak sama dengan virus yang menyebabkan kanker. Tetapi jika kita mempunyai kutil, kita mungkin juga terinfeksi jenis HPV lain yang dapat menyebabkan kanker.

Apakah Infeksi HPV Dapat Dicegah?

Tidak ada cara yang mudah untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HPV. Orang yang tidak menunjukkan tanda atau gejala infeksi HPV tetap dapat menularkan infeksinya.

Kondom tidak mecegah penularan HPV secara keseluruhan. Virus ini dapat menular melalui hubungan langsung dengan daerah kulit yang terinfeksi yang tidak diliputi oleh kondom.

Laki-laki dan perempuan yang aktif secara seksual mungkin sebaiknya melakukan tes Pap secara berkala pada vagina dan/atau dubur untuk mencari sel yang abnormal atau tanda awal kutil. Hasil positif dapat ditindaklanjuti untuk mengetahui apakah pengobatan dibutuhkan.

Vaksin bernama Gardasil untuk mencegah beberapa jenis HPV disetujui di AS pada 2006. Namun vaksin tersebut belum diuji coba atau disetujui untuk orang terinfeksi HIV.

Bagaimana Infeksi HPV Diobati?

Belum ada pengobatan langsung untuk infeksi HPV. Sistem kekebalan tubuh dapat “memberantas” infeksi HPV. Namun orang tersebut dapat tertular lagi. Displasia dan kutil dapat dicabut. Ada beberapa cara untuk melakukan ini:

* Membakarnya dengan jarum listrik (kauterisasi listrik) atau laser.
* Membekukannya dengan nitrogen cair.
* Memotongnya secara bedah.
* Mengobatinya dengan zat kimia.

Pengobatan lain yang kurang lazim untuk kutil termasuk obat 5-FU (5-fluorourasil) dan interferon alfa. 5-FU berbentuk krim. Suatu obat baru, yaitu imikuimod, disetujui di AS untuk mengobati kutil kelamin. Sidofovir, yang aslinya dikembangkan untuk mengobati virus sitomegalia (CMV) mungkin juga dapat membantu memerangi HPV.

Infeksi HPV dapat bertahan lama, terutama pada orang HIV-positif. Displasia dan kutil dapat kambuh. Penyakit ini sebaiknya diobati sesegera mungkin untuk mengurangi kemungkinan penyebaran atau kambuh.

Garis Dasar

Virus papiloma manusia (HPV) adalah virus yang cukup lazim. Jenis HPV yang berbeda menyebabkan kutil atau pertumbuhan sel yang tidak normal (displasia) dalam atau di sekitar leher rahim atau dubur. Pertumbuhan sel tidak normal ini dapat menyebabkan kanker leher rahim atau dubur. Infeksi HPV pada alat kelamin disebarkan melalui hubungan seks.

Infeksi HPV dapat bertahan lama, terutama pada orang HIV-positif.

Tes Pap dapat menemukan pertumbuhan sel tidak normal pada leher rahim. Tes ini juga dapat dipakai untuk memeriksa dubur laki-laki dan perempuan. Walaupun tes Pap tampaknya cara terbaik untuk menemukan kanker leher rahim secara dini, pemeriksaan fisik dengan hati-hati mungkin cara terbaik untuk menemukan kanker dubur.

Tanda infeksi HPV – kutil atau displasia – sebaiknya diobati sesegera mungkin setelah dideteksi. Kalau tidak, masalah dapat menjadi lebih besar dan lebih mungkin kambuh setelah diobati.

www.doktersehat.com

VN:F [1.8.3_1051]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.3_1051]
Rating: 0 (from 0 votes)



Artikel Sejenis

18 Comments »

« Previous12Next »
  1. avatar comment-top

    Dok..
    Aq kena kutil kelamin waktu umur 11 tahun..
    tapi waktu itu aq gak tau apa2 n gak berani bilang ke orang tua karena tak pikir itu cuma gatel biasa..
    sekarang aq sudah 15 tahun..
    aq baru ngerti itu semua..
    apa yang harus aq lakuin??
    klo operasi kayak gitu biayanya berapa sih?
    yang murah ngobatinnya pake apa?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    oiyaa..
    makasih banget sebelumnya dokter..

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    dok, boleh tanya!!!

    kebetulan saya punya masalah dengan kutil di kelamin perempuan, mungkin letaknya dekat dengan dubur dan ditengah mungkin mulut rahim, (aku gak tau pasti namanya letaknya dekat itu apa..)!!!
    kira-kira berbahaya gak…??? dan apa yang harus saya lakukan…?? mungkin juga sekalian, penyebab dari penyakit ini apa dok..??
    Mohon penjelasannya…
    Terima kasih untuk sebelumnya..!!! Tuhan Berkati…

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    dok,numpang tanya ya…

    bbrp bln yg lalu sy positif terkena condyloma sy memutuskan u/ di operasi,namun dlm tempo krg dr 1bln muncul lg namun ditempat yg berbeda.dokter sy pun mnyarankan u/ diambil kembli.yg ingin sy tnyakan:

    >apakah mgkn org yg prnh terkena pnykt ini bs tertular lg??
    >apakah ada pngobatan permanent agar tdk tumbuh kembali??
    >apa yg mnyebabkan virus ini muncul kembali??
    >apa saja pantangan u/ org yg terkena virus ini??mgkn dr segi mknan??

    sy tggu jwbn dr dokter,
    sblm & ssdhnya sy haturkan trimakasih!!

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    dokter,,saya mempunyai kutil kelamin yang didapat dari suami,,sayangnya suami tidak memberitahukan kpd saya kalau dia mempunyai kutil kelamin. saya sudah kontrol ke dokter dan kami berdua sudah melakukan koutisasi sebanyak 2 kali namun yang namanya kutil tetap saja tumbuh.. saya stress menghadapi ini..terima kasih.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  6. avatar
    Need a help. Soon Says:
    October 4th, 2009 at 2:16 pm
    comment-top

    Apakah pasti HPV itu menular? Suami sy sudah 3 bln ini. Terkena kutil pd kelamin. Dan apakah pengobatan yg plg tepat utk wanita dgn HPV? Makasi.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  7. avatar
    Auliya.s419 Says:
    October 4th, 2009 at 11:56 pm
    comment-top

    Pak dokter yth.
    Sy mnmkn bnyk benjolan kcil d penis sy.bnjoln itu kcl2 dan ada bnyak.trdpt d btng penis dan kpla penis.bnjolan kcl itu sdh ada sjk sy msh kcl.kra2 kls 3 sd.pdhl sy tdk mrskn apa2.klo di kpla.akan trlihat jls klo ereksi.klo d btng.lg lyu aja.sblmny.sy prnh ada gatal2 d pnis sy.stlh ilang,bru munculah betol2 itu.rsany ga knp2.normal2 aja.skrng usia sy 13 thn.dn blm prnah ngesex ato pun oral.apakh itu HPV ya dok?mngp d artikel anda tdk ada fotonya?tlng dksh fto ya dok!biar sy dn orng2 lain ga pnsrn.
    Trimakasih

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  8. avatar
    Auliya.s419 Says:
    October 5th, 2009 at 12:00 am
    comment-top

    Oh iya lpa.
    Bnjolan itu ada d bgian bwh kpla penis dan sktr btng.wrny putih.dn ukrnny ada yg kcl ada yg agak gde.tp ukrny ga prnh nmbh seingat saya.bgtu2 aja
    Tlong ya dok.
    Trimakasih.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
« Previous12Next »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

Improve the web with Nofollow Reciprocity.